Kamis, 16 Juli 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 123
(Foto: Anita Karyati)
Sebanyak 21 warga mengikuti Pelatihan Hard Skill Kewirausahaan Terpadu bidang kuliner yang diselenggarakan Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Kabupaten Kepulauan Seribu di RPTRA Nyiur Melambai, Kelurahan Pulau Kelapa, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara.
"Meningkatkan ekonomi keluarga"
Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Keluarga (PMKK) Suku Dinas PPAPP Kepulauan Seribu, Ira Rachmawati mengatakan, kegiatan tersebut merupakan hari kedua pelatihan setelah sebelumnya dilaksanakan di Kelurahan Pulau Untung Jawa, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan.
"Pelatihan ini merupakan upaya pemberdayaan masyarakat, khususnya perempuan agar memiliki keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi usaha produktif. Kami juga ingin mendorong lahirnya pelaku usaha baru yang berdaya saing," ujarnya, Kamis (16/7).
Ira menjelaskan, pelatihan menghadirkan narasumber profesional dari Olivia Baking Course. Pada sesi kali ini, peserta mempraktikkan pembuatan Ayam Bumbu Woku dan Wonton Chili Oil yang dinilai memiliki peluang pasar cukup menjanjikan.
Selain praktik memasak, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai teknik penyajian makanan, pengemasan produk, serta perhitungan sederhana harga jual sebagai bekal dalam mengembangkan usaha kuliner rumahan.
"Materi yang diberikan memiliki peluang pasar yang cukup menjanjikan dan sangat potensial untuk dikembangkan menjadi usaha rumahan atau home industry," terangnya
Menurutnya, pelatihan tersebut diharapkan mampu meningkatkan keterampilan warga agar dapat menghasilkan produk kuliner berkualitas yang memiliki nilai jual dan berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga.
Ia menambahkan, kegiatan serupa akan terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat di Kepulauan Seribu. Seluruh peserta juga menerima bantuan berupa peralatan memasak beserta bahan-bahan yang dibutuhkan untuk mendukung praktik usaha.
"InsyaAllah kegiatan ini akan terus berlanjut untuk meningkatkan kemandirian warga," ucapnya.
Sementara itu, salah seorang warga Pulau Kelapa, Nana (47) mengaku sangat antusias mengikuti pelatihan karena materi yang diberikan dinilai relevan dengan tren kuliner yang sedang diminati masyarakat.
"Senang sekali bisa mengikuti pelatihan ini karena menambah keterampilan saya untuk membuka usaha kecil-kecilan," ungkapnya.
Nana berharap, pelatihan kewirausahaan seperti ini dapat diselenggarakan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak ibu rumah tangga di Kepulauan Seribu memiliki keterampilan dan kesempatan memperoleh penghasilan secara mandiri.
"Semoga ilmu yang kami dapat hari ini bisa bermanfaat dan membantu meningkatkan ekonomi keluarga," tandasnya.