Senin, 13 Juli 2026 Reporter: Folmer Editor: Budhy Tristanto 164
(Foto: Folmer)
Kelurahan Gambir, Jakarta Pusat merampungkan penataan kawasan terpadu di sepanjang bantaran Kali Pejambon RW 01.
Lurah Gambir, Rokhmat mengatakan, penataan kawasan tidak sekadar menanam berbagai jenis tanaman produktif dan tanaman obat keluarga agar lingkungan hijau dan asri, tetapi juga menjadikan lokasi sebagai tempat pengelolaan sampah anorganik dan organik.
Di lahan yang sempit ini juga beroperasi bank sampah
"Di lahan yang sempit ini juga beroperasi bank sampah untuk mengolah sampah anorganik. Serta sampah organik sisa makanan dan dedauan pohon dari rumah warga diolah unthk budidaya maggot dan pembuatan pupuk kompos cair serta padat," ujar Rokhmat, Senin (13/7).
Ia menjelaskan, volume sampah dimwilayahnya yang dibuang ke TPST Bantargebang saat ini sudah mencapai 50 persen sesuai target yang ditetapkan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung pada 1 Agustus mendatang. Atas capaian ini, Kelurahan Gambir meraih penghargaan kelurahan terbaik pengelolaan sampah dari sumbernya.
"Kami akan terus bersinergi dengan berbagai stakeholder agar pada 2027 nanti tidak ada lagi sampah dibuang ke TPST Bantargebang. Salah satunya seperti penataan kawasan unggulan terpadu di bantaran Kali Pejambon RW 01," jelasnya.
Ia mengungkapkan, hasil budidaya maggot akan dimanfaatkan sebagai pakan budidaya Ikan Lele yang ada di areal penataan kawasan unggulan bantaran kali Pejambon RW 01.
Sementara hasil pengelolaan sampah organik berupa kompos padat dan cair akan dimanfaatkan untuk pemenuhan pupuk tanaman yang ditanam di sepanjang bantaran Kali Pejambon.
Ia memaparkan, pengolahan sampah anorganik melalui Bank Sampah RW 01, pada 2026 mencatatkan penghasilan Rp 46 juta yang sudah diterima 90 nasabah bank sampah.
Ketua RW 01 Gambir, Nofrizal menuturkan, kawasan unggulan terpadu di bantaran Kali Pejambon akan dikelola kader PKK RW serta personel PPSU Gambir. Sedangkan hasil budidaya tanaman produktif dan tanaman obat keluarag dimanfaatkan untuk kebutuhan warga RW 01 Gambir.
"Sementara penghasilan yang diperoleh Bank Sampah RW 01 Gambir dari penjualan botol plastik dan kardus yang dikumpulkan warga sebesar Rp 46 juta sudah dibayarkan ke nasabah sebelum Idulfitri 1447 H," pungkasnya.