Pramono Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Senin, 13 Juli 2026 Reporter: Dessy Suciati Editor: Erikyanri Maulana 877

Pemprov dki bps rezap

(Foto: Reza Pratama Putra)

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bersama Kepala Badan Pusat Statistik RI, Amalia Adininggar Widyasanti mencanangkan pelaksanaan sensus ekonomi 2026 di wilayah Provinsi DKI Jakarta 2026, di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Senin (13/7).

Dalam sambutannya, Pramono menyampaikan apresiasinya kepada Badan Pusat Statistik (BPS) atas komitmennya menyediakan data statistik yang berkualitas.

"referensi mengambil keputusan,"

Bagi Pemprov DKI, data yang dihasilkan menjadi referensi utama untuk memutuskan kebijakan yang krusial bagi masyarakat, termasuk program yang berkaitan dengan bantuan sosial, pendidikan, dan kesehatan.

"Bagi saya, data ini adalah referensi yang paling utama untuk mengambil keputusan secara teknokrasi. Maka hampir semua data BPS dalam rapat-rapat di Balai Kota, selalu digunakan untuk menjadi referensi di dalam pengambilan keputusan," ujar Pramono.

Jakarta sendiri, kata Pramono, memiliki peran strategis karena menyumbang 16,67 persen terhadap perekonomian nasional. Pada triwulan I 2026, ekonomi Jakarta bahkan tumbuh baik yakni sebesar 5,59 persen.

Selain itu, inflasi Jakarta juga tercatat sebesar 2,78 persen yang merupakan angka terendah se-Jawa. Pramono juga menyebut program Pemprov DKI berhasil menurunkan jumlah RW kumuh di Jakarta dari 445 RW pada 2017 menjadi 211 RW pada 2026.

"Data-data inilah yang selalu kita gunakan untuk referensi mengambil keputusan," katanya.

Sebagai kota global dan pusat perekonomian nasional, Jakarta menghadapi tantangan yang juga semakin kompleks. Karena itu, Pramono menekankan pentingnya sensus ekonomi bagi Jakarta dalam membangun dan mendukung transformasi Jakarta.

Pramono pun mengimbau masyarakat untuk bersikap terbuka terhadap petugas sensus yang datang serta memberikan data yang akurat.

"Saya berharap bahwa datanya itu betul-betul nantinya untuk sensus 2026 datanya akurat, sehingga dengan demikian kita semua akan terbantu di dalam pengambilan keputusan menggunakan data yang benar, data yang kompetitif," jelas Pramono.

Kepala Badan Pusat Statistik RI, Amalia Adininggar Widyasanti menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam mengisi sensus ekonomi ini.

Ia pun mengimbau masyarakat agar menerima petugas sensus yang datang, serta mengisi data dengan benar. Amalia juga meminta masyarakat agar tidak khawatir terhadap kerahasiaan data yang diberikan.

"Kami juga sudah melakukan kolaborasi dengan BSSN, Telkom, dan juga dengan PT Peruri untuk menjaga keamanan data yang nanti dikumpulkan di server BPS," ungkapnya.

Amalia menambahkan, periode pelaksanaan sensus secara door to door ke rumah warga ataupun pelaku usaha akan berlangsung pada 15 Juni hingga 31 Agustus.

"Dengan data ini kebijakan ekonomi akan menjadi lebih tepat, lebih akurat karena berbasis kepada data yang lengkap dan terkini," tandas Amalia.

BERITA TERKAIT
Kepala BPS Jaksel Akhmad Fikri ist

BPS Jaksel Perkuat Literasi Statistik

Jumat, 10 Juli 2026 655

Petugas sensus ekonomi jaksel tiyo

Pemkot Jaksel Berkomitmen Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Senin, 29 Juni 2026 569

Kelurahan berprestasi fakhri

Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

Senin, 13 Juli 2026 2243

BERITA POPULER
Gubernur pramono MUI rezap

Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

Selasa, 11 Agustus 2026 12773

IMG 20260812 WA0088

Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

Rabu, 12 Agustus 2026 1462

Kapal cepat dishub muara angke jati

Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

Senin, 10 Agustus 2026 1408

Pesta rakyat hut dijakut doc

Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

Jumat, 07 Agustus 2026 1455

Pembukaan jafex 2026 rezap

Buka JAFEX 2026, Pramono Ingin Optimalkan Pemanfaatan Aset Daerah

Selasa, 11 Agustus 2026 864

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks