Jumat, 10 Juli 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 217
(Foto: Andri Widiyanto)
Sebanyak 5.158 pencari kerja memanfaatkan Jakarta Selatan Career Fest and Bazaar 2026 yang diselenggarakan Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Nakertransgi) Jakarta Selatan agar tidak lagi menjadi pengangguran.
Kepala Seksi Pelatihan, Penempatan, Produktivitas, dan Transmigrasi (P3T) Sudin Nakertransgi Jakarta Selatan, Erning Kumala Dewi mengatakan, sebanyak 3.458 pencari kerja tercatat mendaftar melalui platform daring. Sementara, 1.700 orang mengikuti kegiatan secara langsung pada 7-8 Juli 2026 di Gedung Nyi Ageng Serang, Kelurahan Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi.
"Membuka kesempatan bagi penyandang disabilitas"
"Untuk lamaran Online total sampai saat ini 3.458 orang. Pendaftaran online ini masih terus dibuka hingga 15 Juli 2026. Mereka masih bisa mengakses di karir.jakarta.go.id," ujarnya, Jumat (10/7).
Erning menjelaskan, proses rekrutmen tidak berhenti setelah pelaksanaan Career Fest selesai. Seluruh perusahaan peserta akan langsung menyeleksi kandidat yang memenuhi persyaratan melalui tahapan wawancara hingga proses penerimaan kerja.
"Setelah pencari kerja melamar, perusahaan akan melakukan interview dan melanjutkan seluruh proses rekrutmen. Nantinya, mereka juga wajib melaporkan kepada kami secara bertahap mengenai jumlah pelamar yang diterima bekerja," terangnya.
Menurutnya, lowongan yang tersedia cukup beragam, mulai dari kru outlet, finance, sales, marketing, administrasi, customer service, pramuniaga, hingga IT support dan berbagai posisi lainnya.
Persyaratan pendidikan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing perusahaan, mulai dari lulusan SMA/SMK hingga sarjana (S1). Menariknya, tidak ada batasan usia bagi pelamar, bahkan sejumlah perusahaan juga membuka kesempatan bagi penyandang disabilitas.
"Setiap perusahaan memiliki kualifikasi masing-masing. Ada yang menerima lulusan SMA, SMK, hingga S1. Namun, untuk usia tidak dibatasi. Bahkan, ada perusahaan yang membuka kesempatan bagi penyandang disabilitas," ungkapnya.
Ia memaparkan, dari total 1.700 pencari kerja yang hadir langsung selama penyelenggaraan Career Fest, tercatat 947 peserta telah melakukan check-in di lokasi. Sementara, sisanya diperkirakan memilih mengikuti proses pendaftaran melalui sistem daring.
Erning berharap, seluruh peserta yang telah mengirimkan lamaran dan mendapat panggilan wawancara dapat memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik mungkin.
"Bagi yang sudah mengirimkan CV dan mendapatkan panggilan interview, lakukan yang terbaik agar bisa diterima di perusahaan yang dituju. Harapan kami, kegiatan ini dapat membantu menekan angka pengangguran di Jakarta Selatan," tandasnya.