Jumat, 03 Juli 2026 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 111
(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)
Kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di wilayah RW 01 Kelurahan Cengkareng Barat, Jumat (3/7), dibarengi dengan kampnaye pilah sampah keliling kampung.
Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Sahruna mengatakan, hingga awal Juli ini Kecamatan Cengkareng masih menempati urutan pertama kasus DBD di Jakarta Barat dengan 504 kasus.
Upaya pencegahan penyakit berbasis lingkungan
"Sedangkan Jakarta Barat dengan 1.384 kasus merupakan urutan ketiga terbanyak dari kota dan kabupaten se DKI selama periode Januari hingga Juli 2026 " katanya, Jumat (3/7).
Dikatakan Sahruna, selain bagian dari implementasi Pergub DKI Jakarta Nomor 5 tahun 2026 tentang pengelolaan sampah dari sumber, kegiatan memilah sampah dari rumah juga mendukung upaya PSN.
"Selain meminimalisir lokasi petensi berkembangnya nyamuk aedes aegepty carier penyakit DBD, pengelolaan sampah dengan baik juga akan meminimalisir penyebaran penyakit leptospirosis," tuturnya.
Dalam kesempatan ini, Sahruna mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan rutin melaksanakan kerja bakti membersihkan sampah di lahan kosong yang berpotensi menjadi tempat penampungan air wadah perindukan jentik nyamuk
"Pilah sampah sangat mendukung PSN dan pencegahan leptospirosis. Secara medis, pemilahan sampah dari rumah ini merupakan upaya pencegahan penyakit berbasis lingkungan," tandasnya.