Rabu, 01 Juli 2026 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 109
(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)
Sebanyak 10 warga Kelurahan Srengseng, mengikuti pelatihan servis motor yang diadakan Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Barat.
Kegiatan yang digelar secara Mobil Training Unit (MTU) ini dimulai sejak Senin (29/6) lalu dan direncanakan berlangsung hingga Jumat (24/1) mendatang
Servis kendaraan roda dua jenis matic dan manual,
Instruktur MTU Servis Motor PPKD Jakarta Barat, Muhammad Ridwan menjelaskan, kegiatan pelatihan ini menindaklanjuti usulan dari pihak kelurahan.
"Rencananya pelatihan dilaksanakan selama 20 hari kerja. Materi terdiri dari sesi kelas dan praktek," katanya, Rabu (1/7).
Dilanjutkan Ridwan, selama mengikuti pelatihan para peserta akan diberikan materi kelas seperti keselamatan kerja, aturan perbengkelan dan perlindungan undang-undang.
Lalu, mereka akan dikenalkan berbagai peralatan perbengkelan terkait seperti jenis kunci dan berbagai peralatan lainnya.
Kemudian pada sesi praktek, peserta pelatihan sebelum mulai melakukan perbaikan akan diedukasi mengenai servis berkala dan metode perencanaan kerja.
"Kegiatan pelatihan meliputi servis kendaraan roda dua jenis matic dan manual," ungkap Ridwan.
Dari hasil kegiatan pelatihan ini, peserta diharapkan mampu melakukan servis kendaraan roda dua dengan baik dan sistematis.
Setalah mengikuti pelatihan, para peserta nantinya berkesempatan untuk mengikuti ujian sertifikasi. Bagi peserta yang dinyatakan lulus, akan mendapatkan sertifikat keahlian dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
"Jadi selain memiliki keahlian untuk buka usaha bengkel, peserta nantinya juga mendapat bekal sertifikat sebagai modal untuk melamar kerja di bengkel," tukasnya.
Salah seorang warga RT 05/02 Keluhan Srengseng, Alit Setyoko Nugroho, mengaku senang terpilih menjadi salah satu peserta pelatihan. Apalagi kegiatan juga akan memfasilitasi uji kompetensi peserta untuk mendapatkan sertifikat profesi dari BNSP.
"Rencananya sih keahlian dan serikat yang didapat untuk melamar kerja di bengkel. Tapi kalau memang tidak dapat ya kita buka usaha bengkel bareng teman saja," tandasnya.