Bank Jakarta Pilih Pertumbuhan Berkualitas di Tengah Tekanan Biaya Dana

Selasa, 30 Juni 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 917

Bank dki ist

(Foto: Istimewa)

Bank Jakarta memilih fokus pada pertumbuhan yang sehat dan berkualitas di tengah meningkatnya tekanan biaya dana atau cost of fund serta dinamika industri keuangan yang semakin menantang.

Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H Widodo mengatakan, perseroan tidak akan mengejar pertumbuhan bisnis secara agresif di tengah kondisi pasar yang terus berubah. Sebaliknya, Bank Jakarta akan lebih selektif dalam mengembangkan bisnis dengan mengutamakan kualitas aset dan keberlanjutan pertumbuhan.

"Kita kejar pertumbuhan yang sehat,"

“Kita enggak kejar-kejaran nyari pertumbuhan besar, tetapi yang kita kejar adalah pertumbuhan yang sehat dan berkualitas,” ujar Agus, dalam bincang-bincang bertajuk ‘Shaping the Next Era of Indonesia's Capital Market’ pada Investor Day 2026 di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (30/6).

Menurut Agus, industri perbankan saat ini menghadapi tantangan yang berbeda dibandingkan beberapa tahun lalu. Selain ketidakpastian ekonomi global, perbankan juga mulai dihadapkan pada kenaikan biaya dana yang berpotensi menekan kinerja industri.

Ia mengungkapkan, suku bunga deposito dalam lelang dana bahkan sempat menyentuh level 11,5 persen. Kondisi tersebut menjadi sinyal bahwa biaya penghimpunan dana perbankan akan terus meningkat.

“Ini sudah menjadi warning bagi perbankan. Artinya, cost of fund perbankan akan naik sangat signifikan ke depan,” katanya.

Meski demikian, Agus memastikan kenaikan biaya dana tidak akan menghambat langkah ekspansi Bank Jakarta. Sebab, perseroan telah menyiapkan berbagai strategi untuk menjaga pertumbuhan bisnis sekaligus mempertahankan kualitas portofolio. Salah satunya melalui diversifikasi sumber pendanaan, termasuk mengoptimalkan dana murah yang berasal dari ekosistem Pemprov DKI Jakarta.

Di sisi lain, Agus menilai, fundamental industri perbankan nasional masih berada dalam kondisi yang kuat. Hal itu tercermin dari pertumbuhan kredit yang tetap positif, tingkat permodalan yang tinggi, likuiditas yang terjaga, serta rasio kredit bermasalah yang masih terkendali.

“Persoalannya sebenarnya bukan di fundamentalnya, tetapi medan permainannya berubah,” katanya.

Dikatakan Agus, dalam beberapa tahun terakhir industri keuangan dihadapkan pada berbagai peristiwa yang sulit diprediksi, mulai dari pandemi, konflik geopolitik global, hingga perubahan kebijakan perdagangan internasional yang memengaruhi pasar keuangan.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Bank Jakarta terus menjalankan transformasi di berbagai lini, di antaranya penguatan model bisnis, percepatan digitalisasi, peningkatan manajemen risiko, hingga pembentukan budaya kerja yang lebih adaptif.

Ia menambahkan, perubahan perilaku nasabah juga menjadi faktor penting yang mendorong transformasi industri perbankan. Masyarakat kini tidak lagi hanya mempertimbangkan produk yang ditawarkan bank, tetapi juga kemudahan, kecepatan, keamanan, serta ekosistem layanan yang tersedia.

“Orang itu sudah enggak melihat bank itu dari produknya, tapi dari seberapa mudah, murah, cepat, aman layanan atau bahkan ekosistem yang ditawarkan oleh bank itu sendiri,” tutur Agus.

Melalui strategi selective growth dan transformasi yang berkelanjutan, Bank Jakarta optimistis mampu menjaga pertumbuhan yang sehat sekaligus memperkuat daya saing di tengah perubahan lanskap industri keuangan yang semakin dinamis.

BERITA TERKAIT
Pemprov DKI dan Bank Jakarta Raih Penghargaan Cita Loka Fest 2026

Pemprov DKI dan Bank Jakarta Sabet Penghargaan Cita Loka Fest 2026

Jumat, 26 Juni 2026 1130

IMG 20260613 WA0034

Akselerasi Layanan Digital, Bank Jakarta Kembali Hadir di Jakarta Fair 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 1741

Stan booth bank jakarta prj gery ist

Bank Jakarta Gandeng BliBli Hadirkan Engagement Store di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 1085

BERITA POPULER
Munjirin Pimpin Panen Sayur sekolah nur

Panen Serentak di Jaktim Hasilkan 2 Ton

Jumat, 14 Agustus 2026 8636

Gubernur pramono MUI rezap

Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

Selasa, 11 Agustus 2026 13128

Pemilik bangunan ubah saluran ist

Pemkot Jaksel Tegur Pemilik Bangunan Langgar Aturan

Jumat, 14 Agustus 2026 2054

Komisi D Minta Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Aset dan Optimalisasi Anggaran 2026

Komisi D Minta Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Aset

Jumat, 14 Agustus 2026 1851

IMG 20260812 WA0088

Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

Rabu, 12 Agustus 2026 1707

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks