Senin, 29 Juni 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 136
(Foto: Istimewa)
Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Selatan mencatat hingga saat ini sebanyak 654.121 warga sudah mengaktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
"Lebih tinggi dibandingkan rata-rata Provinsi"
Kepala Suku Dinas Dukcapil Jakarta Selatan, Salimin mengatakan, jumlah tersebut setara dengan 38,04 persen dari total 1.719.678 warga yang memiliki KTP elektronik di Jakarta Selatan.
"Capaian tersebut lebih tinggi dibandingkan rata-rata Provinsi DKI Jakarta. Dari total 8.066.762 wajib KTP elektronik di DKI Jakarta, sebanyak 2.954.238 warga atau 36,62 persen sudah melakukan aktivasi IKD," ujarnya, Senin (29/6).
Salimin menjelaskan, pihaknya terus mengoptimalkan aktivasi IKD melalui layanan jemput bola yang menyasar lingkungan permukiman, perkantoran, hingga sekolah.
Menurutnya, pelaksanaan layanan tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan berbagai pihak agar jangkauan pelayanan semakin luas dan masyarakat lebih mudah mengakses layanan administrasi kependudukan.
"Layanan jemput bola yang dilakukan petugas di tingkat kelurahan dan kecamatan bertujuan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat," terangnya.
Salimin menyampaikan, aktivasi IKD menjadi bagian penting dari transformasi layanan administrasi kependudukan menuju sistem digital.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dukcapil tengah mengembangkan ekosistem layanan digital bertajuk "Dukcapil dalam Genggaman" melalui aplikasi Alpukat Betawi. Dalam ekosistem tersebut, IKD akan menjadi pintu utama masyarakat untuk mengakses berbagai layanan administrasi kependudukan.
"Sebagai kota global dan berbudaya, aktivasi IKD sangat penting. Bagi masyarakat Jakarta yang memiliki mobilitas tinggi, keberadaan IKD tentu akan sangat membantu," tandasnya.