Sabtu, 27 Juni 2026 Reporter: Dessy Suciati Editor: Erikyanri Maulana 93
(Foto: Nugroho Sejati)
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno meluncurkan logo 5 abad Jakarta di acara malam puncak HUT ke-499 Jakarta: Menuju 5 Abad Jakarta di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Sabtu (27/6).
Peluncuran logo ini menandai transformasi Jakarta menjadi kota global yang inklusif, aman, dan berdaya saing internasional.
"simbol kota global,"
"Jadi Jakarta sepenuhnya benchmarking-nya bukan lagi dengan kota-kota di Indonesia. Benchmarking-nya adalah benchmarking atau perbandingannya adalah kota-kota dunia," ujar Pramono.
Karena itu, salah satu fokus utama Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yakni meningkatkan kenyamanan masyarakat Jakarta dalam beraktivitas. Melalui berbagai proyek infrastruktur dan peningkatkan fasilitas, Pramono ingin masyarakat mendapatkan kemudahan akses mobilitas.
"Jadi yang paling utama kalau ditanya apa yang dipersiapkan untuk Jakarta, itu membuat orang menjadi hidupnya lebih nyaman, lebih mudah, tersambung, terhubung. Jadi konektivitas menjadi hal yang penting," katanya.
Untuk mewujudkan hal tersebut, sejumlah proyek infrastruktur tengah dikerjakan dan akan segera diresmikan. Di antaranya yakni peresmian proyek LRT dari Velodrome hingga Manggarai, setelah itu pembangunannya akan dilanjutkan hingga Dukuh Atas.
Tak hanya itu, akses penghubung di kawasan Bundaran Hotel Indonesia dan pedestrian deck di Dukuh Atas juga tengah dikerjakan.
"Sehingga dengan demikian mudah-mudahan wajah Jakarta menjadi lebih menarik, lebih nyaman, lebih aman, orang juga datang," kata dia.
Lebih lanjut, Pramono juga mengungkapkan hasil peringkat Jakarta dalam daftar kota terbaik dunia 2026 yang dirilis lembaga Resonance. Dalam daftar tersebut, Jakarta berada di peringkat ke-53 dan mengungguli kota besar lainnya, seperti Washington DC dan Abu Dhabi.
"Ini adalah hal yang kemudian memacu memicu kita sebagai kota global. Kemudian simbolnya tadi kan menunjukkan simbol kota global," tandasnya.
Pramono menyebut, Jakarta akan semakin terbuka terhadap dunia internasional. Di sisi lain, Jakarta juga siap mengirimkan tenaga kerja terlatih ke luar negeri, seperti Jepang, Kuala Lumpur, dan Jerman.