Jumat, 26 Juni 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 235
(Foto: Doc)
Ketua DPRD DKI Jakarta, Suhud Alynudin menilai, masuknya Jakarta ke peringkat 53 dalam daftar 100 World's Best Cities 2026 yang dirilis Resonance Consultancy menjadi bukti bahwa berbagai upaya pembenahan menuju kota global mulai membuahkan hasil.
Menurut Suhud, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan berbagai pembenahan untuk memenuhi berbagai indikator sebagai kota global.
"terus berbenah,"
“Jakarta saat ini terus berbenah, memacu diri untuk menyongsong kota global. Artinya, Jakarta harus memenuhi sejumlah persyaratan sebagai kota global. Sehingga upaya-upaya ini mulai menampakkan hasil,” ujar Suhud, Jumat (26/6).
Dikatakan Suhud, penetapan peringkat tersebut menunjukkan berbagai kebijakan dan langkah perbaikan yang dilakukan selama ini telah memberikan dampak positif.
“Upaya-upaya ini mulai menampakkan hasil. Artinya terbukti bahwa upaya itu ada dampaknya, di mana peringkat Jakarta naik,” katanya.
Suhud berharap, capaian tersebut menjadi motivasi bagi Jakarta untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan di berbagai sektor agar mampu bersaing dan sejajar dengan kota-kota besar dunia.
”Jakarta harus terus berbenah dalam banyak hal agar dapat menyejajarkan diri dengan kota-kota besar lainnya di dunia serta menjadi bagian penting dari kota global, baik di Asia maupun dunia pada umumnya,“ tandasnya.
Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno bangga capaian Jakarta yang berhasil menempati peringkat ke-53 dalam daftar 100 World's Best Cities 2026. Dalam pemeringkatan tersebut, Jakarta berada di atas sejumlah kota besar dunia, termasuk Washington DC.
Menurut Rano, capaian ini menjadi penyemangat bagi Pemprov DKI untuk terus meningkatkan kualitas kota. Penilaian positif tersebut didorong oleh tingginya aktivitas masyarakat, popularitas Jakarta di media sosial, serta kuatnya aspek lovability atau daya tarik kota melalui destinasi seperti Kota Tua dan Pantai Indah Kapuk (PIK).
Selain itu, peningkatan integrasi transportasi publik, investasi, dan pembangunan kawasan perkantoran premium semakin memperkuat posisi Jakarta sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang diperhitungkan di tingkat internasional.