Kamis, 25 Juni 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 251
(Foto: Anita Karyati)
Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Utara resmi menutup pelatihan Satuan Pengamanan (Satpam) Kualifikasi Gada Pratama di halaman Gedung PPKD setempat. Sebanyak 100 peserta dinyatakan lulus dan siap memasuki dunia kerja sebagai tenaga pengamanan profesional.
"Tenaga pengamanan profesional"
Kepala PPKD Jakarta Utara, Rusli Abidin mengatakan, pelatihan yang berlangsung mulai 11-25 Juni 2026 tersebut merupakan program pertama yang diselenggarakan pihaknya. Program ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat dengan jumlah pendaftar mencapai lebih dari 200 orang.
"Setelah melalui proses seleksi yang ketat, terpilih 100 peserta yang terdiri atas 81 laki-laki dan 19 perempuan. Kami bangga karena seluruh peserta berhasil menyelesaikan pelatihan dengan tingkat kelulusan 100 persen," ujarnya, Kamis (25/6).
Rusli menjelaskan, pelatihan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara PPKD Jakarta Utara dan PT Bhadrika Eba Nusantara.
"Selama dua pekan, peserta memperoleh berbagai materi teknis yang mendukung kompetensi sebagai tenaga pengamanan profesional," terangnya.
Menurutnya, materi yang diberikan meliputi bela diri, penggunaan tongkat dan borgol, penanganan barang berbahaya, serta pengenalan senjata api.
Peserta pelatihan juga mendapatkan pembekalan mengenai pelayanan prima (excellent service), komunikasi tugas, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta simulasi penanggulangan kebakaran.
"Kami tidak hanya membentuk kemampuan fisik peserta, tetapi juga menanamkan etika dan integritas. Kelulusan ini merupakan awal dari tanggung jawab yang lebih besar," ungkapnya.
Ia menambahkan, seluruh peserta yang lulus telah menerima ijazah dan Kartu Tanda Anggota (KTA) sebagai bukti legalitas kompetensi yang dimiliki. Mereka juga mendapatkan informasi lowongan pekerjaan guna mempermudah akses memasuki dunia kerja.
"Semoga pelatihan ini memberikan manfaat dalam meningkatkan keterampilan dan kompetensi masyarakat. Ke depan, program seperti ini diharapkan dapat membantu mengurangi angka pengangguran di Jakarta," bebernya.
Kepala Subdirektorat Pembinaan Satuan Pengamanan dan Polisi Khusus (Kasubdit Binsatpam/Polsus) Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Metro Jaya, AKBP Eka Setiawati mengapresiasi sinergisitas antara PPKD Jakarta Utara dan PT Bhadrika Eba Nusantara dalam penyelenggaraan pelatihan tersebut.
Ia menuturkan, Satpam memiliki peran strategis sebagai mitra Polri dalam mendukung sistem keamanan swakarsa di lingkungan kerja dan masyarakat.
"Satpam dituntut memiliki kompetensi, kedisiplinan, dan profesionalisme yang tinggi. Saya berharap ilmu yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan dengan baik di lapangan. Jadikan pengalaman ini sebagai bekal untuk bekerja secara profesional dan taat prosedur," imbuhnya.
Sementara itu, salah seorang warga Kelurahan Semper Barat, Apriliyanti (21) mengaku bersyukur dapat menyelesaikan pelatihan tersebut. Ia memilih mengikuti pelatihan Satpam karena melihat peluang kerja di bidang keamanan yang cukup menjanjikan.
Apriliyanti memaparkan, selama pelatihan para peserta tidak hanya mendapatkan pembelajaran teori, tetapi juga latihan fisik dan kedisiplinan yang intensif, mulai dari lari hingga bela diri. Selain itu, peserta juga telah memperoleh informasi mengenai berbagai lowongan pekerjaan yang dapat dilamar setelah dinyatakan lulus.
"Semoga saya bisa segera mendapatkan pekerjaan dan mengaplikasikan ilmu yang sudah diperoleh selama pelatihan," tandasnya.