Rabu, 24 Juni 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 114
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Selatan mengadakan sosialisasi serta edukasi pemilahan dan pengolahan sampah di SMPN 124 Jakarta, Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang Prapatan. Kegiatan ini merupakan upaya menanamkan kesadaran dan kepedulian lingkungan kepada peserta didik sejak usia dini.
"Lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan"
Kepala Satuan Pelaksana LH Kecamatan Mampang Prapatan, Sarpin Mian Parulian mengatakan, para peserta didik diberikan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang dimulai dari langkah sederhana, yakni memilah sampah sesuai dengan jenisnya.
"Melalui narasumber yang hadir, kami mengajak peserta didik memahami cara memilah sampah ke dalam empat kategori, yaitu sampah organik, anorganik, bahan berbahaya dan beracun (B3), serta residu," ujarnya, Rabu (24/6).
Mian menjelaskan, edukasi mengenai pengelolaan sampah merupakan bekal penting bagi peserta didik untuk membangun kebiasaan baik yang dapat diterapkan baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari persiapan SMPN 124 Jakarta yang direncanakan mengikuti penilaian Sekolah Adiwiyata tingkat kota pada 2027. Melalui pembiasaan yang dilakukan secara konsisten, budaya peduli lingkungan diharapkan semakin mengakar di lingkungan sekolah.
"Saya menekankan kepada para peserta didik yang hadir bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan," terangnya.
Sementara itu, salah seorang peserta didik SMPN 124, M Rizky Pratama mengaku senang mengikuti kegiatan sosialisasi tersebut karena materi yang disampaikan memberikan pemahaman baru mengenai pentingnya memilah sampah sebelum dibuang.
"Materi tentang jenis-jenis sampah dan penggunaan tempat sampah yang sesuai sangat menarik. Selama ini masih banyak yang membuang sampah tanpa membedakan jenisnya. Padahal, pemilahan sampah sangat penting agar lingkungan tetap bersih dan tidak menimbulkan masalah seperti banjir," tandasnya.