Selasa, 23 Juni 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 81
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Penataan Kawasan Unggulan Triwulan II di Jalan Radio IV, RT 04/04, Kelurahan Kramat Pela, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan progresnya sudah mencapai 90 persen. Saat ini, pengerjaan hanya menyisakan tahap penyelesaian akhir.
"Bersama-sama menjaga lokasi ini"
Lurah Kramat Pela, Thia Mutiara mengatakan, sebelum dilakukan penataan, kawasan tersebut dalam kondisi kurang terurus dan fasilitas pedestrian yang tersedia belum berfungsi secara optimal.
Menurutnya, melalui program penataan kawasan, lokasi tersebut diubah menjadi area yang lebih tertata dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Kami bertujuan mengubah lokasi ini menjadi lebih tertata sekaligus mendukung kegiatan Program Kampung Iklim (Proklim) di tingkat kota," ujarnya, Selasa (23/6).
Thia menjelaskan, penataan yang dikerjakan oleh delapan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) sejak April 2026 tersebut mengusung konsep pedestrian yang nyaman serta urban farming untuk mendukung ketahanan pangan lingkungan.
"Dalam pengembangan konsep urban farming, pihak Kelurahan Kramat Pela bekerja sama dengan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan," terangnya.
Ia memaparkan, lahan sepanjang kurang lebih 250 meter tersebut kini ditanami berbagai jenis tanaman, antara lain pohon jeruk, pandan, pakcoy, serai, lengkuas, jahe, dan tanaman lainnya.
"Hasil urban farming ini nantinya diharapkan dapat dipanen bersama oleh warga. Selain untuk konsumsi masyarakat sekitar, hasil panen juga direncanakan didistribusikan untuk membantu pemenuhan gizi balita yang terindikasi stunting," ungkapnya.
Thia mengimbau warga untuk turut menjaga kawasan yang sudah ditata agar tetap bersih, rapi, dan bermanfaat bagi lingkungan.
"Saya mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga lokasi ini, setidaknya dengan tidak membuang sampah sembarangan," ucapnya.
Sementara itu, salah seorang warga setempat, Sabilly mengapresiasi upaya jajaran Kelurahan Kramat Pela yang sudah merealisasikan penataan kawasan tersebut. Keberadaan kawasan yang lebih tertata dapat mengurangi jumlah lahan terbengkalai di wilayah Kramat Pela.
"Harapan kami, ke depan lokasi-lokasi lain juga dapat ditata seperti ini. Tidak hanya menjadi taman, tetapi juga dilengkapi lahan urban farming yang dapat mendukung ketahanan pangan masyarakat," tandasnya.