Senin, 22 Juni 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 96
(Foto: Fakhrizal Fakhri)
Mantan Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat menyampaikan bahwa Jakarta terus berkembang menjadi kota global yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.
Menjelang usia lima abad, pembangunan Jakarta tetap menempatkan manusia sebagai pusat utama. Kemajuan kota, kata Djarot, harus berjalan beriringan dengan upaya meningkatkan harkat dan martabat warganya.
"Tetap berakar pada budaya,"
“Jakarta bukan hanya maju kotanya, tetapi benar-benar berpihak kepada pembangunan yang berpusat kepada manusianya. Kita wujudkan pembangunan Jakarta yang menumbuhkan dan meningkatkan harkat martabat manusianya,” ujar Djarot, usai menghadiri rapat paripurna peringatan HUT ke-499 Kota Jakarta, Senin (22/6).
Ia menilai, Jakarta sebagai kota global harus tetap mempertahankan identitas dan karakter budayanya. Modernisasi, menurutnya, tidak boleh menghilangkan nilai-nilai yang telah menjadi bagian dari sejarah panjang Jakarta.
“Menjadi kota global, tetapi tetap berakar kepada akar budayanya,” katanya.
Djarot juga mengapresiasi kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno yang mampu menjaga stabilitas serta keamanan ibu kota.
Ia berharap, Jakarta dapat terus bergerak maju dengan suasana kota yang kondusif dan pembangunan yang berkelanjutan.
“Selamat Jakarta bergerak terus di bawah kepemimpinan Mas Pram dan Bang Doel yang dinamis, tetapi suasana Jakarta sangat stabil dan aman,” tuturnya.
Lebih lanjut, Djarot menekankan persoalan penanganan sampah sebagai salah satu prioritas yang perlu diperkuat ke depan. Ia pun mendorong agar pengelolaan sampah dimulai dari sumbernya dengan membangun kebiasaan warga untuk memilah sampah sejak dari rumah.
“Prioritas ke depan pada penanganan sampah. Kita harus dukung program Jakarta bahwa memilah sampah dari hulunya. Mari kita pilah sampah dari hulunya, kita selesaikan sampah di hulunya,” tandasnya.