Jumat, 05 Juni 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 100
(Foto: Nugroho Sejati)
Dinas Kebudayaan (Disbud) DKI Jakarta mendukung pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Jalan HR Rasuna Said dengan menghadirkan berbagai atraksi budaya Betawi dan permainan tradisional.
Kehadiran kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya sekaligus memperkenalkan kearifan lokal kepada masyarakat yang memanfaatkan ruang publik untuk berolahraga dan berekreasi.
"warisan budaya,"
Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Mochamad Miftahulloh Tamary mengatakan, pihaknya akan menampilkan grup ondel-ondel yang melibatkan sekitar 30 orang.
Atraksi tersebut akan bergerak dinamis di sepanjang ruas Jalan HR Rasuna Said, sehingga dapat dinikmati masyarakat dari berbagai titik.
“Ada ondel-ondel nanti sepanjang jalan Rasuna. Ada tiga grup ondel-ondel jumlahnya 30 orang. Jadi tidak di satu titik, tetapi bergerak terus sepanjang kawasan kegiatan,” ujarnya, Jumat (5/6).
Selain pertunjukan ondel-ondel, Dinas Kebudayaan DKI Jakarta juga menghadirkan permainan tradisional seperti egrang dan gangsing. Masyarakat tidak hanya dapat menyaksikan, tetapi juga berkesempatan mencoba langsung permainan tersebut.
Ia menilai, kehadiran permainan tradisional tidak hanya bertujuan sebagai hiburan, melainkan juga bagian dari upaya pelestarian budaya yang berkelanjutan.
“Keterlibatan warga dalam aktivitas budaya menjadi cara efektif untuk mengenalkan kembali warisan budaya yang mulai jarang dimainkan di tengah perkembangan era digital,” katanya.
Miftah menyampaikan, atraksi budaya dan permainan tradisional yang ditampilkan dalam HBKB melibatkan sanggar seni maupun komunitas budaya.
Ia menambahkan, melalui pendekatan tersebut, masyarakat diharapkan semakin mengenal ragam budaya lokal yang menjadi identitas Jakarta.
“Dengan memanfaatkan momentum HBKB, pelestarian budaya tidak hanya dilakukan melalui pertunjukan, tetapi juga melalui interaksi langsung yang mendekatkan masyarakat dengan nilai-nilai kearifan lokal,” tandasnya.