Kamis, 04 Juni 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 247
(Foto: Andri Widiyanto)
Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta resmi memulai kegiatan Seleksi Calon Atlet Pusat Pelatihan Olahraga Pelajar (PPOP) Tahun 2026 di PPOP Ragunan, Jakarta Selatan.
Tahun ini, jumlah peserta yang mengikuti seleksi tercatat mencapai 1.481 orang dari 1.826 yang mendaftar secara online. Rangkaian kegiatan seleksi akan berakhir pada Juli 2026. Panitia akan menyaring sekitar 350 peserta pada tahap awal sebelum akhirnya memilih 105 atlet terbaik untuk bergabung di PPOP DKI Jakarta dengan 21 cabang olahraga yang tersedia.
"dibina secara berkelanjutan,"
Kepala Dispora DKI Jakarta, Andri Yansyah mengatakan, seleksi calon atlet PPOP bukan sekadar agenda tahunan, melainkan bagian penting dari upaya mencetak dan membina generasi atlet berprestasi yang akan menjadi kebanggaan dunia olahraga pada masa mendatang.
Ia menyampaikan, proses rekrutmen atlet yang baik dan transparan merupakan tahapan awal yang krusial dalam pembinaan olahraga jangka panjang yang bersifat fundamental. Karena itu, Andri meminta para pelatih melakukan proses scouting atau pemantauan serta pemilihan atlet secara optimal sebelum pelaksanaan seleksi.
“Sehingga atlet yang mengikuti seleksi benar-benar memiliki potensi dan kesiapan untuk dibina secara berkelanjutan,” ujarnya, Kamis (4/6).
Andri menjelaskan, pelaksanaan seleksi calon atlet PPOP telah mengacu pada ketentuan yang diatur dalam Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 57 Tahun 2022 tentang Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah. Regulasi tersebut mengatur mekanisme serta tahapan seleksi calon atlet Pusat Pelatihan Olahraga Pelajar Provinsi DKI Jakarta.
Ia menilai, tingginya angka partisipasi peserta seleksi PPOP tahun ini menunjukkan antusiasme dan semangat generasi muda terhadap dunia olahraga yang terus meningkat, sekaligus menjadi peluang bagi para pelatih untuk menemukan bibit-bibit atlet terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.
“Saya merasa bangga dan bersyukur karena pada tahun ini tercatat sebanyak 1.826 peserta. Tingginya jumlah peserta juga menjadi kesempatan yang sangat baik bagi para pelatih untuk menemukan dan menyeleksi bibit-bibit atlet terbaik dari seluruh penjuru Indonesia,” jelasnya.
Andri mengingatkan seluruh panitia seleksi agar menjalankan setiap tahapan dengan penuh integritas, tanggung jawab, objektivitas, dan transparansi. Andri berpesan kepada para peserta agar menunjukkan tekad dan semangat terbaik selama mengikuti proses seleksi.
“Berjuanglah dengan sungguh-sungguh dan jangan pernah takut untuk bermimpi besar. Mungkin saat ini masih berada pada tahap seleksi, namun bukan tidak mungkin beberapa tahun ke depan akan berdiri di podium membawa kebanggaan bagi DKI Jakarta dan Indonesia,” tandasnya.