Rabu, 03 Juni 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 186
(Foto: Anita Karyati)
Progres penataan kawasan unggulan triwulan kedua di Jalan Salon, RT 09/03, Kelurahan Sukapura, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara sudah mencapai 60 persen.
"Menjadi ruang publik yang edukatif"
Lurah Sukapura, Mursani mengatakan, penataan dilakukan karena kondisi kawasan sebelumnya terlihat kumuh. Selain dipenuhi coretan vandalisme, lokasi tersebut juga kerap digunakan warga untuk menempatkan gerobak dan barang-barang bekas.
"Kondisi sebelumnya kurang tertata, sehingga ami berinisiatif mengubah kawasan ini menjadi ruang publik yang edukatif, nyaman, dan sedap dipandang," ujarnya, Rabu (3/6).
Mursani menjelaskan, pekerjaan penataan meliputi pembersihan saluran air dan pembuatan mural sepanjang 50 meter dengan tinggi 1,5 meter. Selain itu, kawasan tersebut juga dipercantik dengan penambahan berbagai jenis tanaman hias untuk menciptakan suasana yang lebih asri.
Menurutnya, mural yang dibuat mengusung tema edukasi lingkungan. Pesan-pesan ajakan untuk menjaga kebersihan, seperti membuang sampah pada tempatnya, divisualisasikan melalui karakter masyarakat dan tempat sampah berwarna hijau serta merah.
"Mural bertema Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Jakarta juga akan ditambahkan untuk memperindah dan menyemarakkan kawasan," terangnya.
Ia menambahkan, kegiatan penataan telah dimulai sejak April lalu dengan melibatkan enam petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) serta dukungan warga setempat.
"Pengerjaan ditargetkan rampung pada pertengahan Juni mendatang," ungkapnya.
Melalui penataan ini, Mursani berharap, kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat. Selain menghilangkan kesan kumuh, kawasan tersebut juga diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan.
"Kami ingin memastikan setiap sudut wilayah Kelurahan Sukapura memiliki estetika lebih baik, sejalan dengan wajah Jakarta yang semakin modern dan tertata," imbuhnya.
Sementara itu, dalah seorang warga setempat, Rasyid (42) menyambut positif penataan kawasan tersebut. Keberadaan mural dan penghijauan membuat lingkungan menjadi lebih rapi dan indah. Terlebih, Jalan Salon merupakan akses alternatif yang cukup sering dilintasi masyarakat.
"Sekarang lingkungan menjadi jauh lebih nyaman. Kami berkomitmen untuk ikut menjaga hasil penataan ini dengan tidak mencoret-coret tembok maupun membuang sampah sembarangan agar kawasan tetap bersih," tandasnya.