Jumat, 29 Mei 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 120
(Foto: Anita Karyati)
Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara bersama Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) terus mengoptimalkan persiapan menghadapi Program Kampung Iklim (Proklim) tingkat nasional. Salah satu wilayah yang menjadi fokus pembinaan dan survei lapangan adalah RW 05 Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok, yang diusulkan untuk meraih predikat Proklim Lestari.
"Seluruh indikator penilaian dapat terpenuhi"
Perwakilan Bagian Pembangunan dan Lingkungan Hidup Sekretariat Kota (Setko) Jakarta Utara, Imam Prakoso mengatakan, pembinaan telah dilakukan selama beberapa hari terakhir guna memastikan kesiapan administrasi maupun kondisi fisik di lapangan.
"Saat ini masih dalam tahap pengusulan. Pembinaan dilakukan untuk memetakan aspek-aspek yang perlu diperbaiki maupun ditingkatkan agar seluruh indikator penilaian dapat terpenuhi," ujarnya, Jumat (29/5).
Imam menjelaskan, persiapan yang matang menjadi kunci agar Jakarta Utara mampu memberikan hasil terbaik dalam ajang pelestarian lingkungan tingkat nasional tersebut.
"Persiapan ini harus dilakukan secara serius karena batas waktu pengajuan administrasi hingga pertengahan Juni mendatang," terangnya.
Staf Seksi Peran Serta Masyarakat Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara, Ria Lantasi menjelaskan, Proklim memiliki beberapa tingkatan, mulai dari tingkat kota, provinsi, hingga nasional dengan kategori Proklim Utama dan Proklim Lestari.
"Seluruh RW kami dorong untuk mengikuti program ini. Namun, untuk tingkat nasional tahun ini terdapat tujuh wilayah prioritas yang kami persiapkan," ungkapnya.
Ia merinci, enam RW diusulkan dalam kategori Proklim Utama, yakni RW 09, Kelurahan Semper Timur; RW 06, Kelurahan Lagoa; RW 12, Kelurahan Kelapa Gading Barat.
"Ada juga RW 10, Kelurahan Kebon Bawang; RW 06 Kelurahan Pademangan Barat; dan RW 04, Kelurahan Penjaringan," bebernya.
Ia menyebut, RW 05, Kelurahan Sunter Agung diproyeksikan untuk mengikuti penilaian kategori Proklim Lestari yang merupakan tingkatan tertinggi dalam Program Kampung Iklim. Sebelumnya, predikat Proklim Lestari berhasil diraih RW 01, Kelurahan Sunter Jaya pada tahun lalu.
"Kami berharap RW 05 Sunter Agung dapat mengikuti kesuksesan tersebut. Selain itu, kami terus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah dari sumbernya untuk mengurangi beban Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang," ucapnya.
Sementara itu, Ketua RW 05, Kelurahan Sunter Agung, Nurus Shobah menyampaikan, persiapan telah dilakukan jauh hari dengan melibatkan partisipasi aktif warga. Bahkan, pihaknya telah berbagi pengalaman dan memberikan pembinaan kepada 19 RW lainnya di wilayah Kelurahan Sunter Agung.
Terdapat tujuh lokasi unggulan yang akan menjadi titik penilaian dalam aspek adaptasi dan mitigasi perubahan iklim, yaitu Kebun Pinggir Kali (KPK), Eco Park, Rooftop Masjid, Sentra Budi Daya Maggot, Gang Hijau, RPTRA Sunter Muara, dan Taman Hati PKK.
"Semua upaya ini merupakan hasil kolaborasi dan gotong royong warga. Kami siap membuktikan bahwa RW 05, Kelurahan Sunter Agung layak meraih predikat Proklim Lestari," tandasnya.