Rabu, 27 Mei 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 210
(Foto: Anita Karyati)
Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Utara melakukan pemeriksaan di sejumlah lokasi pemotongan hewan kurban untuk memastikan daging yang dibagikan kepada masyarakat aman dikonsumsi. Salah satu lokasi pengawasan berada di Masjid LDII Al-Akbar, Jalan Enim, Kelurahan Sungai Bambu, Kecamatan Tanjung Priok.
"Layak dan aman untuk dikonsumsi"
Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Utara, Novy Christine Palit mengatakan, pemeriksaan tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap Hari Raya Iduladha. Pemeriksaan meliputi dua tahap, yakni ante-mortem atau sebelum penyembelihan dan post-mortem atau setelah penyembelihan.
"Sebelum dikurban, hewan diperiksa kondisi kesehatan fisiknya secara umum. Setelah dipotong, kami memeriksa organ dalam, mulai dari daging, hati, paru-paru, jantung hingga jeroan untuk memastikan tidak ada parasit maupun penyakit," ujarnya, Rabu (27/5).
Novy menjelaskan, untuk memaksimalkan pengawasan dikerahkan 136 petugas gabungan dari tingkat kota dan provinsi, Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI), serta Institut Pertanian Bogor (IPB) yang disebar ke sejumlah lokasi pemotongan hewan kurban di wilayah Jakarta Utara. Pengawasan tersebut akan berlangsung hingga tiga hari ke depan.
"Hingga saat ini, petugas belum menemukan adanya organ hewan kurban yang bermasalah di lokasi pemotongan. Seluruh daging dinyatakan layak dan aman untuk dikonsumsi," terangnya.
Ia menambahkan, sebelumnya petugas juga telah melakukan pemeriksaan terhadap 6.711 hewan kurban di 149 Tempat Penampungan Hewan Kurban (TPHK). Jumlah tersebut terdiri atas 3.005 ekor sapi, 3.511 ekor kambing, dan 255 ekor domba.
"Kami sudah memeriksa seluruh hewan kurban di tempat penampungan. Hasilnya, seluruh hewan dinyatakan sehat dan sesuai syariat Islam sebelum proses penyembelihan," ungkapnya.
Sementara itu, Lurah Sungai Bambu Syaiful Anwar menjelaskan, di wilayahnya terdapat 23 titik pemotongan hewan kurban yang tersebar di 10 RW dan 104 RT. Khusus di Kelurahan Sungai Bambu, tercatat sebanyak 89 ekor sapi dan 135 ekor kambing dipotong secara serentak pada hari ini.
"Kami berkolaborasi dengan Satpel KPKP untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur kesehatan," ucapnya.
Ia menambahkan, pihak kelurahan terus mengimbau panitia kurban untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai saat pembagian daging kurban. Masjid Al-Akbar ini misalnya, panitia telah menerapkan konsep ramah lingkungan dengan proses pemotongan yang dilakukan secara steril dan pembagian daging menggunakan keranjang rotan.
"Kami mengarahkan penggunaan wadah ramah lingkungan yang dapat digunakan kembali atau mudah terurai," tandasnya.