Jumat, 22 Mei 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 144
(Foto: Istimewa)
PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (Perseroda) atau JIEP kembali menunjukkan pertumbuhan kinerja yang signifikan sepanjang tahun buku 2025.
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025, perseroan melaporkan pertumbuhan laba bersih sebesar 174 persen secara year-on-year menjadi Rp67,04 miliar (di luar revaluasi aset), atau Rp367,51 miliar termasuk revaluasi aset, serta pertumbuhan pendapatan usaha sebesar 20 persen menjadi Rp239,37 miliar.
"nilai tambah bagi pertumbuhan ekonomi nasional,"
Total ekuitas perseroan juga tumbuh 5,9 persen menjadi Rp6,15 triliun, mencerminkan fundamental perusahaan yang semakin kuat dan berkelanjutan.
Direktur Utama PT JIEP, Dharma Satriadi mengatakan, capaian laba tahun 2025 merupakan hasil dari konsistensi perusahaan dalam menjalankan strategi bisnis, meningkatkan kualitas layanan kawasan, serta melakukan transformasi operasional secara berkelanjutan.
Ia menilai, pencapaian laba bersih pada tahun buku 2025 menjadi indikator bahwa PT JIEP memiliki fondasi bisnis yang kuat dan mampu menjaga kinerja perusahaan secara berkelanjutan.
“Sebagai kawasan industri pertama di Indonesia, kami tidak hanya berfokus pada pencapaian finansial, tetapi juga memastikan bahwa keberadaan kawasan memberikan nilai tambah bagi pertumbuhan ekonomi nasional dan mendukung Jakarta sebagai kota global yang menjadi pusat bisnis, investasi, dan industri," ujarnya, Jumat (22/5).
Dharma menyampaikan, PT JIEP merealisasikan berbagai program strategis yang mendukung peningkatan daya saing kawasan sepanjang tahun 2025, antara lain pengembangan sistem digital tenant, pemanfaatan aplikasi database tenant, pembangunan command center, penguatan fasilitas kawasan, optimalisasi pengelolaan limbah, serta implementasi energi baru terbarukan (EBT).
“Perseroan terus mengakselerasi transformasi kawasan melalui pengembangan infrastruktur, digitalisasi layanan, implementasi teknologi informasi, penguatan tata kelola perusahaan, serta penerapan prinsip keberlanjutan dalam operasional kawasan,” katanya.
Ia menjelaskan, komitmen perseroan terhadap tata kelola perusahaan yang baik juga tercermin dari capaian skor Good Corporate Governance (GCG) sebesar 87,281 dengan predikat ‘Sangat Baik’, meningkat 1,1 poin dari skor 86,137 pada tahun 2024.
Selain itu, penguatan kinerja perseroan juga tercermin dari hasil penilaian tingkat kesehatan perusahaan yang dilaksanakan oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) dengan memperoleh peringkat idA-/Stable (Single A Minus; Stable Outlook) dengan kategori Sehat.
“Ke depan, PT JIEP optimistis dapat terus meningkatkan kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi Jakarta dan Indonesia melalui pengembangan kawasan industri yang modern, terintegrasi, berdaya saing, dan berkelanjutan,” ucapnya.
Dharma menambahkan, sejalan dengan transformasi yang tengah dijalankan, perseroan berkomitmen untuk terus menjadi mitra strategis bagi investor, pelaku usaha, dan pemerintah dalam menciptakan ekosistem industri yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional secara inklusif.
Ia optimistis, kawasan industri tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya aktivitas bisnis, tetapi juga menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi.
“Oleh karena itu, PT JIEP akan terus bertransformasi untuk menghadirkan kawasan industri yang semakin modern, produktif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat, dunia usaha, serta pembangunan Jakarta dan Indonesia," tandasnya.