Jumat, 08 Mei 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 103
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi memulai rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta dengan menetapkan Jalan HR Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan sebagai lokasi pencanangan pada 9-10 Mei 2026. Ribuan warga diperkirakan akan memadati kawasan tersebut untuk mengikuti berbagai rangkaian kegiatan.
"Hari Minggu"
Untuk mengantisipasi kemacetan dan kepadatan lalu lintas, Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan menyiapkan rekayasa lalu lintas (Lalin) serta sejumlah lokasi parkir strategis.
Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, Bernard Pasaribu mengatakan, penutupan jalan akan dilakukan lebih awal dibanding pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) biasanya.
"Jika biasanya pada kegiatan HBKB penutupan dimulai pukul 06.00 hingga 10.00, khusus hari Minggu besok penutupan dimulai pukul 05.30 sampai dengan 10.00," ujarnya, Jumat (8/5).
Bernard menjelaskan, pada saat bersamaan juga akan berlangsung kegiatan HBKB di Jalan Jenderal Sudirman dan MH Thamrin. Sehingga, diperkirakan terjadi peningkatan mobilitas masyarakat.
Menurutnya, untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi, Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan menyiapkan rekayasa lalu lintas di enam ruas jalan, yakni:
Pertama, arus Lalin dari arah timur (Manggarai) menuju barat (Tanah Abang/Karet) dialihkan melalui Jalan Sultan Agung, Jalan Galunggung, Jalan Karet Pasar Baru Timur, Jalan Karet Pasar Baru Timur II, hingga Jalan RM Margono Djojohadikusumo.
Kedua, arus Lalin dari arah barat (Tanah Abang/Karet) menuju timur (Manggarai) dialihkan melalui Jalan RM Margono Djojohadikusumo, Jalan Galunggung, dan Jalan Sultan Agung.
Ketiga, arus Lalin dari arah utara (Menteng) menuju selatan (Kuningan) dialihkan melalui Jalan Galunggung, Jalan Gembira, Jalan Kuningan Persada, Jalan Kuningan Mulia, Jalan Achmad Bakrie Barat, hingga Jalan Casablanca.
Keempat, Lalin dari arah selatan (Kuningan) menuju utara (Menteng) dialihkan melalui Jalan Prof. DR. Satrio, Jalan Denpasar Raya, Jalan Setiabudi, Jalan Setiabudi Utara Raya, Jalan Setiabudi Tengah, hingga Jalan Galunggung.
Kelima, arus lalu lintas dari arah barat (Tanah Abang/Karet) menuju timur (Kampung Melayu) dialihkan melalui Jalan KH Mas Mansyur, Jalan Prof. DR. Satrio, dan Jalan Raya Casablanca.
"Untuk arus lalu lintas dari arah timur (Kampung Melayu) menuju barat (Tanah Abang/Karet) dialihkan melalui Jalan Raya Casablanca, Jalan Prof. DR. Satrio, dan Jalan KH Mas Mansyur," terangnya.
Ia menuturkan, selain rekayasa Lalin, juga dilakukan penyiapan empat titik lokasi parkir bagi pengunjung, yakni di kawasan Pasar Festival dan GOR Sumantri, kawasan Rasuna Said Epicentrum, Setiabudi One, serta Gedung Nyi Ageng Serang.
"Kami juga meminta dukungan kelurahan dan kecamatan setempat untuk membantu sosialisasi kepada masyarakat, termasuk pemasangan spanduk dan banner informasi," ungkapnya.
Terkait layanan kesehatan, Bernard memaparkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan untuk menyiapkan sedikitnya empat hingga lima ambulans di lokasi kegiatan.
"Meski dilakukan penutupan jalan, ambulans yang membawa pasien menuju rumah sakit di sekitar lokasi, seperti RS Mayapada atau RS MMC, tetap diperbolehkan melintas," tandasnya.