Kamis, 07 Mei 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 175
(Foto: Istimewa)
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta terus menunjukkan keseriusannya dalam mendorong industri perfilman sebagai salah satu sektor ekonomi kreatif yang berpotensi menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru di Jakarta.
Salah satu langkah konkret yang kini dijalankan yakni menyelenggarakan J-Youth Film Festival (JYFF) 2026, sebuah platform berkarya di bidang perfilman untuk para pelajar hingga mahasiswa di wilayah Jabodetabek.
"mempercepat pertumbuhan industri perfilman nasional,"
Festival ini menghadirkan sejumlah kategori, mulai dari Lensa Kompetisi Pelajar, Lensa Kompetisi Mahasiswa, hingga Jakarta Film Fund for Student yang memberikan dukungan pengembangan ide cerita bagi pelajar SMA/sederajat. Tema yang diusung adalah ‘Jakarta Kota Kita’. Sementara total hadiah yang disiapkan mencapai Rp375 juta.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Iwan Setiawan mengatakan, melalui Jakarta Youth Film Festival, BI DKI Jakarta ingin membuka ruang bagi generasi muda untuk menampilkan kreativitas sekaligus membangun ekosistem perfilman yang lebih kuat di Jakarta.
“Jakarta Youth Film Festival menjadi bagian dari upaya nyata untuk mempercepat pertumbuhan industri perfilman nasional, khususnya di Jakarta,” ujarnya, Kamis (7/5).
Menurutnya, antusiasme peserta terhadap festival tersebut cukup tinggi meski baru pertama kali digelar. Hingga saat ini, tercatat lebih dari 230 peserta dari kalangan pelajar dan mahasiswa telah mendaftar mengikuti kompetisi tersebut.
“Jakarta Youth Film Festival sudah kick-off tanggal 3 Februari 2026. Total tidak kurang dari 230 peserta sudah mendaftar. Dari pelajar hingga mahasiswa. Dan perlu diingat ini perdana dan baru dua bulan sudah segini banyak,” jelasnya.
Iwan optimistis Jakarta Youth Film Festival dapat berkembang menjadi ajang perfilman internasional dalam beberapa tahun mendatang. Ia bahkan menyebut Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, sangat menyambut baik kegiatan ini dan meyakini Indonesia nantinya mampu menjadi tuan rumah festival short movie berskala dunia.
“Pak Wagub bilang, dua tahun ke depan dunia akan datang ikut festival membuat film short movies di Indonesia. Indonesia akan jadi tuan rumah,” tandasnya.