Senin, 13 April 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 430
(Foto: Istimewa)
Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Provinsi DKI Jakarta bersama delegasi internasional dari Busan Film Commission dan Asian Film Commissions Network menyelenggarakan kegiatan Familiarization Trip (Famtrip) sebagai bagian dari upaya strategis memperkuat posisi Jakarta dalam industri perfilman global.
Delegasi yang hadir antara lain AFCNet Manager, Hyungdong CHO (JJ), serta President Asian Film Commissions Network, Kang Sung Kyu.
"menarik minat kunjungan wisatawan,"
Kegiatan diawali dengan kunjungan ke kawasan Gelora Bung Karno yang merupakan salah satu ikon utama Jakarta dengan potensi besar sebagai lokasi produksi film, didukung oleh lanskap urban, fasilitas berskala internasional, serta aksesibilitas yang memadai.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan luncheon bersama Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta yang membahas peluang kerja sama dan strategi pengembangan industri perfilman, khususnya dalam aspek kemudahan perizinan, penguatan ekosistem produksi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta promosi Jakarta sebagai hub kreatif di kawasan Asia.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, Andhika Permata mengatakan, melalui kegiatan ini, Pemprov DKI menegaskan komitmennya dalam mengembangkan sektor ekonomi kreatif, khususnya subsektor perfilman, sebagai salah satu pilar pertumbuhan ekonomi daerah, serta mendorong terwujudnya Jakarta sebagai kota kreatif bertaraf internasional melalui kolaborasi berkelanjutan.
“Famtrip ini menjadi langkah konkret untuk mendorong Jakarta sebagai destinasi produksi film internasional yang kompetitif,” ujarnya, Senin (13/4).
Sementara itu, Kepala Bidang Pemasaran dan Atraksi Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, Lucky Wulandari menyampaikan, kegiatan ini tidak hanya memperkenalkan potensi lokasi syuting Jakarta, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mengembangkan pariwisata berbasis ekonomi kreatif.
“Kegiatan ini mampu memberikan nilai tambah serta menarik minat kunjungan wisatawan melalui industri perfilman,” tandasnya.