Pemprov DKI Raih Penghargaan Transaksi UMK Terbesar

Kamis, 07 Mei 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 1719

IMG 20260507 112512

(Foto: Istimewa)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meraih penghargaan Pemerintah Provinsi dengan Nilai Transaksi Usaha Mikro Kecil (UMK) Terbesar Tahun Anggaran 2025 dalam ajang Inabuyer B2B2G Expo 2026.

Penghargaan tersebut diberikan atas komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam memperluas akses pasar UMKM melalui belanja dan pengadaan barang/jasa pemerintah.

"tumbuh, berkembang, dan naik kelas,"

Penghargaan diterima langsung oleh Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, mewakili Gubernur DKI Jakarta, di Gedung Smesco Indonesia, Jalan Gatot Subroto, Pancoran, Jakarta Selatan.

Ratu mengatakan, capaian tersebut merupakan hasil sinergi lintas perangkat daerah, pelaku usaha, serta UMKM yang terus beradaptasi dan berkembang di tengah tantangan ekonomi.

“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa keberpihakan terhadap UMKM harus diwujudkan melalui kebijakan yang memberi ruang lebih luas bagi produk lokal untuk berkembang dan masuk ke rantai pengadaan pemerintah,” ujarnya, Kamis (7/5).

Ia menyampaikan, nilai transaksi Pemprov DKI Jakarta tercatat mencapai Rp13,7 triliun sepanjang 2025. Capaian tersebut didukung oleh penguatan sistem pengadaan yang semakin inklusif terhadap produk UMKM lokal, salah satunya melalui Instruksi Gubernur Nomor 1 Tahun 2023 tentang Transaksi e-purchasing dengan Usaha Mikro dan/atau Usaha Kecil melalui Sistem e-order.

Ratu menjelaskan, penguatan UMKM dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pembiayaan, pemasaran, peningkatan kualitas produk, pendampingan usaha, digitalisasi, legalitas usaha, penguatan koperasi, hingga perluasan akses terhadap pengadaan pemerintah.

“Belanja pemerintah memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi rakyat. Ketika produk UMKM digunakan dalam pengadaan pemerintah, dampaknya tidak hanya pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga penciptaan lapangan kerja dan penguatan usaha keluarga,” jelasnya.

Dikatakan Ratu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menempatkan UMKM sebagai bagian penting dalam pembangunan Jakarta yang inklusif dan berkelanjutan.

“UMKM harus menjadi tuan rumah di kotanya sendiri. Karena itu, Pemprov DKI Jakarta terus membuka peluang agar pelaku UMKM memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh, berkembang, dan naik kelas,” tuturnya.

Ia menambahkan, Pemprov DKI Jakarta terus berkomitmen memperkuat ekosistem UMKM sebagai fondasi ekonomi perkotaan yang tangguh, adaptif, dan berdaya saing.

”Dukungan terhadap UMKM diharapkan mampu memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Jakarta yang lebih inklusif,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Business matching balai kota anggo

Perkuat Ketahanan Ekonomi, Dinas PPKUKM Gelar Business Matching P3DN

Senin, 27 April 2026 1347

City view jakarta

Perekonomian Jakarta Tetap Tumbuh Kuat pada Triwulan I 2026

Rabu, 06 Mei 2026 1525

Pramono jakarta bedug kolosal otoy

Transaksi Ekonomi Jakarta Tembus Rp21 Triliun Selama Ramadan

Jumat, 20 Maret 2026 2381

BERITA POPULER
Penertiban PKL Sungai Bambu anita 01

Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

Rabu, 21 Oktober 2026 2886

LRT jakarta jati2

Kapasitas LRT Diminta Ditambah Usai Transportasi Publik Semakin Terhubung

Senin, 26 Oktober 2026 1169

Keseruan Hari Pertama Jakarta Running Festival 2026 1

Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

Sabtu, 24 Oktober 2026 1665

Munjirin Tinjau Ring Tinju Flyover Kampung Melayu

Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

Senin, 26 Oktober 2026 1028

Penataan Lahan Jadi Taman Interaktif Cijantung nurito

Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

Jumat, 23 Oktober 2026 1662

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks