Pemprov DKI Tingkatkan Mitigasi Banjir Rob di Kawasan Pesisir

Rabu, 06 Mei 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 739

Pompa Genangan Banjir Rob Jakut tresna doc

(Foto: Doc)

Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk mengantisipasi potensi banjir rob di wilayah pesisir utara Jakarta yang diprakirakan terjadi pada periode 14-22 Mei dan 28-31 Mei 2026.

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum mengatakan, pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk meminimalisasi dampak terhadap permukiman dan aktivitas masyarakat di wilayah pesisir.

"antisipasi potensi banjir rob,"

“Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta melalui Suku Dinas SDA Jakarta Utara tetap melakukan penyiagaan dan pengoperasian pompa serta berbagai upaya antisipasi potensi banjir rob,” ujar Ika, Selasa (5/5).

Ia menyampaikan, saat ini terdapat sebanyak 171 unit pompa stasioner di 56 lokasi wilayah Kota Administrasi Jakarta Utara yang disiagakan untuk mengantisipasi genangan akibat rob. Selain itu, pompa mobile juga disiapkan guna menjangkau lokasi yang tidak terlayani pompa stasioner.

Beberapa rumah pompa dan pintu air di kawasan pesisir yang disiagakan di antaranya Pintu Air Marina, Pompa atau Polder Kali Asin, Rumah Pompa Pluit, Pompa Ancol, Pompa Junction PIK, Pompa Muara Angke, Pompa Pasar Ikan, Pompa Tanjungan, hingga Pompa Polder Kamal.

Selain sarana pompa, Dinas SDA juga menyiagakan Satgas SDA atau Pasukan Biru untuk melakukan pemantauan rutin dan penanganan cepat jika terjadi banjir rob di kawasan pesisir.

“Pasukan Biru ini juga dikerahkan untuk berjaga dan melakukan pemantauan rutin demi memastikan kondisi lapangan tetap terkendali,” katanya.

Ika menjelaskan, penurunan tanah menjadi faktor penyebab meningkatnya potensi banjir rob sehingga memberikan dampak besar terhadap kondisi lingkungan di Jakarta, khususnya di wilayah pesisir.

“Dalam hal dampaknya terhadap lingkungan, penurunan tanah dapat memperluas daerah genangan banjir karena tidak berfungsinya saluran air akibat timbulnya daerah-daerah cekungan. Hal ini membuat sebuah wilayah menjadi lebih rentan banjir ketika hujan,” jelasnya.

Menurutnya, kondisi tersebut menyebabkan air tidak dapat mengalir secara gravitasi sehingga membutuhkan bantuan pompa dan sistem polder untuk mengendalikan genangan. Ia mengatakan, penurunan tanah di wilayah pesisir Jakarta juga meningkatkan potensi banjir rob serta dapat memicu kerusakan infrastruktur.

“Gedung ataupun bangunan dapat mengalami keretakan dan mengalami kemiringan, dan tidak optimalnya saluran air hingga kerusakan sarana jalan,” tambahnya.

Ika menyampaikan, Dinas SDA DKI Jakarta terus melakukan pemantauan penurunan tanah melalui pembangunan stasiun pemantauan di sejumlah titik.

“Pemantauan dilakukan dengan dibangunnya stasiun pemantauan penurunan tanah. Selain monitoring, keberadaan stasiun pemantauan penurunan tanah ini juga sebagai manajemen risiko bencana penurunan tanah yang dapat menyebabkan banjir rob,” tandasnya.

Dinas SDA DKI Jakarta mengimbau masyarakat yang berada di kawasan pesisir agar tetap waspada selama periode potensi rob berlangsung. Masyarakat juga dapat memantau perkembangan banjir rob melalui laman bpbd.jakarta.go.id/gelombanglaut, aplikasi JAKI atau menghubungi 112 jika mendapatkan kondisi darurat.

Sekadar diketahui, berdasarkan hasil pemodelan kondisi penurunan tanah, kenaikan muka laut (sea level rise), elevasi pesisir, serta pasang surut Teluk Jakarta, tinggi pasang laut atau rob diprediksi mencapai 0,69 meter dari mean sea level (MSL).

Adapun Wilayah yang berpotensi terdampak banjir rob meliputi Tanjungan, Muara Angke, Muara Baru, Pasar Ikan, Ancol Marina dan JIS, Tanjung Priok dan Kali Baru, hingga Marunda.

Pemodelan tersebut juga disebut dapat berubah dipengaruhi kondisi pembangunan tanggul, kebocoran tanggul, hingga faktor non-pasang surut seperti anomali permukaan laut dan gelombang tinggi akibat angin.

BERITA TERKAIT
Banjir rob jakut

Waspada, 12 Wilayah Ini Berpotensi Terdampak Rob

Senin, 04 Mei 2026 823

Pembangunan Tanggul di Pulau Kelapa Diapresiasi Warga

Warga Apresiasi Pembangunan Tanggul Laut di Sisi Utara Pulau Kelapa

Senin, 04 Agustus 2025 1096

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Judistira Hermawan

Optimistis Rampung Tepat Waktu, Tanggul NCICD Diyakini Maksimalkan Pengendalian Banjir

Selasa, 06 Januari 2026 766

BERITA POPULER
IMG 20260711 WA0001

Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

Sabtu, 11 Juli 2026 7300

Pramono COJ 2026 rezap

Pramono Dukung Color of Jakarta, Potret Jejak Pembangunan Kota

Selasa, 07 Juli 2026 6535

Sosialisasi pergub rezap

Pramono Sebut Transparansi Perizinan Jadi Kunci Jakarta Kota Global

Selasa, 07 Juli 2026 6087

Pameran 100 Tahun Ali Sadikin bilal

Peringatan 100 Tahun, Pemprov DKI Komitmen Lanjutkan Legasi Ali Sadikin

Selasa, 07 Juli 2026 6016

IMG 20260713 WA0036

SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

Senin, 13 Juli 2026 1302

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks