Jumat, 01 Mei 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 151
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan menggelar peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 secara sederhana namun penuh kehangatan. Kegiatan tersebut berlangsung di selasar Kantor Wali Kota Jakarta Selatan.
"Menggandeng berbagai mitra untuk berkolaborasi"
Acara ini diikuti sekitar 200 buruh serta 130 anak dari kalangan pekerja yang sudah berstatus yatim atau piatu. Dalam kegiatan tersebut juga diselenggarakan pemeriksaan kesehatan serta pemberian santunan jaminan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris buruh.
Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Ali Murthadho mengatakan, konsep sederhana ini dipilih untuk mengedepankan manfaat nyata, khususnya bagi anak-anak pekerja yang membutuhkan perhatian lebih, baik secara sosial maupun ekonomi.
"Agar kegiatan ini memiliki makna bagi seluruh pemangku kepentingan, kami menggandeng berbagai mitra untuk berkolaborasi membantu mereka," ujarnya, Jumat (1/5).
Ali menambahkan, pada peringatan May Day tahun ini, pihaknya juga menyoroti sejumlah persoalan ketenagakerjaan yang tengah berkembang. Hasil pembahasan tersebut selanjutnya akan dibawa ke tingkat provinsi sebagai bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan.
"Kami terus berkomunikasi dan berkoordinasi antara perusahaan, pekerja, dan pemerintah. Berbagai masukan dari lapangan akan kami sampaikan ke tingkat yang lebih tinggi agar dapat menjadi bahan kebijakan," terangnya.
Ia mengajak para pekerja untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dengan memanfaatkan berbagai program pelatihan yang disediakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, seperti pelatihan keterampilan dan kursus teknis.
Menurutnya, banyak pelatihan kejuruan yang diadakan Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Nakertransgi) dan Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Selatan, maupun unit terkait lainnya.
"Berbagai fasilitas peningkatan kapasitas SDM telah tersedia. Kami berharap para pekerja dapat memanfaatkannya untuk meningkatkan kompetensi," terangnya
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Nakertransgi Jakarta Selatan, Syamwil menambahkan, peringatan May Day 2026 mengusung tema "Satu Tekad, Satu Tujuan, Sejahtera Bersama" dengan tagline "Kemajuan Bersama Mewujudkan Industri dan Kesejahteraan Pekerja".
Tema ini menegaskan bahwa kesejahteraan pekerja dan kemajuan industri merupakan satu kesatuan yang harus dicapai secara bersama-sama.
"Kesederhanaan kegiatan ini mencerminkan nilai untuk tetap bersyukur, bekerja dengan jujur, serta mengutamakan kebersamaan dalam menghadapi situasi yang tidak menentu," bebernya.
Syamwil meminta agar seluruh pihak, baik pekerja, pengusaha, maupun pemerintah, untuk terus memperkuat kolaborasi, membangun komunikasi yang terbuka, serta memahami peran dan tanggung jawab masing-masing.
"Kepada para pekerja, tingkatkan kompetensi dan profesionalisme. Untuk pengusaha, teruslah berinovasi sekaligus memperhatikan kesejahteraan pekerja. Sementara itu, para pemangku kebijakan diharapkan mampu menghadirkan kebijakan yang adil, adaptif, dan seimbang antara pertumbuhan industri dan perlindungan tenaga kerja," tandasnya.