Munjirin Takziah ke Rumah Duka Harum Anjarsari Korban Kecelakaan Kereta

Rabu, 29 April 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 791

Munjirin Takziah ke Rumah Harum Anjarsari Korban Laka KRL di Bekasi

(Foto: Nurito)

Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin melakukan takziah ke rumah duka Harum Anjarsari (27) di Kelurahan Setu, Kecamatan Cipayung yang menjadi salah satu korban kecelakaan kereta di Bekasi, Jawa Barat.

"Kami menyampaikan rasa duka yang mendalam"

Munjirin tiba sekitar pukul 06.10 WIB. Turut mendampingi Munjirin, Camat Cipayung, Diman; Lurah Ceger, Ahmad Syaefudin; serta Lurah Setu, Dwi Widiastuti. Pelaksanaan doa bersama dalam kesempatan tersebut dipimpin Ketua RW 03, Kelurahan Setu, Maah Setiawan.

Usai memanjatkan doa, Munjirin menyerahkan bantuan uang duka kepada ibunda almarhumah, Sri Lestari (58).

Munjirin menyampaikan bela sungkawa atas wafatnya Harum yang merupakan istri Ryan Aditya Suryana dan ibu dari dua anak yang masih kecil.

"Kami menyampaikan rasa duka yang mendalam atas meninggalnya almarhumah dalam insiden kecelakaan kereta di Bekasi. Semoga almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan," ujarnya, Rabu (29/4).

Ia menuturkan, Harum dikenal sebagai sosok pekerja keras yang membantu perekonomian keluarga. Ia bekerja sebagai supervisor di perusahaan swasta di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Saat kejadian, Harum tengah dalam perjalanan pulang menuju kediamannya di Tambun, Bekasi, menggunakan KRL yang terlibat kecelakaan dengan kereta Argo Bromo.

Pemerintah Kota Jakarta Timur, lanjut Munjirin, akan membantu proses pemakaman di TPU Cipayung yang prosesnya sudah dikoordinasikan dengan Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota setempat.

Sementara itu, ibunda almarhumah, Sri Lestari (58) mengaku sangat kehilangan anak sulungnya. Ia menyampaikan terima kasih atas perhatian Munjirin dan jajaran serta tim gabungan yang telah membantu proses evakuasi dan identifikasi jenazah di RS Polri Kramat Jati.

"Sebelum meninggal, almarhumah seperti punya firasat. Ia sering meminta pulang ke Setu, padahal selama ini tinggal di Tambun," bebernya.

Ia mengungkapkan, seminggu sebelum kejadian, Harum sempat mengajak teman-temannya untuk berkumpul di rumah orang tuanya. 

"Tanpa disangka, ajakan tersebut justru terwujud dalam suasana duka, ketika para kerabat berdatangan untuk melayat," tandasnya.

Untuk diketahui, jenazah Harum tiba di rumah duka setelah dilakukan proses identifikasi di RS Polri pada Selasa (28/4) sekitar pukul 22.00 WIB. 

Selama ini, meski telah berkeluarga dan tinggal di Tambun, almarhumah tetap membantu memenuhi kebutuhan orang tuanya di Setu.

Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, tak hanya bagi keluarga, tetapi juga warga sekitar yang mengenalnya sebagai pribadi yang peduli dan pekerja keras.

BERITA TERKAIT
Copy of Untitled Design 20260428 150009 0000

Pemprov DKI Beri Pendampingan ke Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Timur

Selasa, 28 April 2026 1631

Antisipasi Kecelakaan, Pemprov DKI Percepat Penambalan Jalan

Pemprov DKI Percepat Penanganan Jalan Rusak Antisipasi Kecelakaan

Kamis, 29 Januari 2026 893

Pramono ucapan duka rezap

Pemprov Tanggung Biaya Perawatan dan Proses Pemakaman Pelajar Kecelakaan di Jl Matraman Raya

Senin, 09 Februari 2026 1077

BERITA POPULER
Pedagang di Atas Trotoar Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

Pedagang di Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

Rabu, 30 September 2026 1559

Syafrin walkot jaksel

Syafrin Minta Pengurus RT/RW Terus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Kamis, 01 Oktober 2026 1045

Personel Gabungan Lakukan Pelebaran Jalan di Kelapa Dua Wetan

Jalan Raya Ciracas Dilebarkan

Kamis, 01 Oktober 2026 1033

895 Guru PPPK Jakut dan Kepulauan Seribu Perpanjang Kontrak Kerja

Kontrak Kerja 895 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Diperpanjang

Senin, 28 September 2026 1501

PMI Jaksel CFD HI tiyo

Peserta HBKB Diedukasi Pencegahan DBD

Minggu, 27 September 2026 1498

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks