Selasa, 28 April 2026 Reporter: Dessy Suciati Editor: Erikyanri Maulana 207
(Foto: Istimewa)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyampaikan rasa duka cita atas peristiwa kecelakaan KRL di Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam. Salah satu korban meninggal dunia dari tragedi tersebut yakni Nurlela, guru SDN Pulogebang 11, Jakarta Timur.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung pun menginstruksikan jajaran Pemprov DKI agar memberikan pendampingan kepada keluarga korban, baik dalam pengurusan pemakaman maupun pemulihan psikologis.
"Pemprov DKI Jakarta akan mendampingi keluarga korban,"
"Bapak Gubernur Pramono Anung menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Ibu Nurlela. Atas instruksi Bapak Gubernur, Pemprov DKI Jakarta akan mendampingi keluarga korban sepenuh hati, baik dalam pengurusan pemakaman maupun pemulihan psikologis," ujar Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Chico Hakim, dalam keterangannya, Selasa (28/4).
Bagi Gubernur, Nurlela merupakan seorang pendidik yang berdedikasi tinggi dan turut mencerdaskan generasi penerus bangsa.
Pemprov DKI juga memastikan akan terus melakukan koordinasi secara intensif dengan seluruh pihak terkait agar penanganan peristiwa ini dilakukan dengan cepat, tepat, dan transparan.
"Pemprov DKI Jakarta menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat dalam penanganan pasca-kecelakaan dan memohon doa serta dukungan masyarakat agar keluarga korban diberi ketabahan," kata Chico.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Nahdiana turut menyampaikan rasa duka cita kepada korban. Menurutnya, Nurlela merupakan sosok guru yang berdedikasi dalam dunia pendidikan.
“Kami sangat berduka cita atas kepergian Ibu Nurlela, salah seorang guru kami yang berdedikasi. Atas nama seluruh keluarga besar Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan,” ucap Nahdiana.