Selasa, 28 April 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 133
(Foto: Nurito)
Sebanyak 550 peserta ambil bagian dalam Pekan Olahraga Tradisional Tingkat Kota Jakarta Timur yang dihelat di GOR Ciracas. Kegiatan ini berlangsung satu hari dan diikuti pelajar dari tingkat SD hingga SMA dan sederajat serta peserta umum usia 16-21 tahun.
"Partisipasi inklusif bagi pelajar"
Kepala Suku Dinas Pemuda dan Olahraga Jakarta Timur, Suyoto mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap olahraga tradisional sebagai bagian dari warisan budaya bangsa.
"Pekan Olahraga Tradisional ini juga menjadi ruang partisipasi inklusif bagi pelajar dan masyarakat untuk mengembangkan minat dan bakat di bidang olahraga tradisional," ujarnya, Selasa (28/4).
Suyoto menjelaskan, selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi bagian dari proses seleksi atlet pelajar berbakat.
"Para peserta terbaik nantinya akan dibina melalui program pelatihan intensif untuk memperkuat kontingen Jakarta Timur dalam menghadapi event serupa di tingkat provinsi," terangnya.
Kepala Seksi Keolahragaan Sudin Pora Jakarta Timur, Faisal Norman menambahkan, terdapat sembilan cabang olahraga yang dipertandingkan, antara lain lari balok beregu putra dan putri, terompah pendek beregu putra, egrang beregu putra dan putri, terompah panjang beregu putra dan putri, sumpitan beregu campuran, serta hadang beregu putri.
"Para pemenang akan mendapatkan medali, piala, dan piagam penghargaan," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Sub Kelompok Olahraga Rekreasi dan Tradisional Dinas Pemuda dan Olahraga DKI, Tina Martina
memaparkan, kegiatan ini tidak sekadar kompetisi, tetapi juga upaya konkret dalam menjaga dan mengembangkan nilai-nilai budaya lokal.
"Olahraga tradisional mencerminkan kebersamaan, kearifan lokal, serta semangat gotong royong yang telah mengakar dalam kehidupan masyarakat Indonesia," ucapnya.
Sebagai tindak lanjut, imbuh Martina, sebanyak 55 atlet pelajar terbaik dari berbagai jenjang pendidikan akan dipilih untuk mengikuti pemusatan latihan selama satu bulan.
"Mereka diproyeksikan menjadi bagian dari kontingen Jakarta Timur dalam ajang Pekan Olahraga Tradisional tingkat Provinsi DKI Jakarta," tandasnya.