Selasa, 14 April 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 275
(Foto: Anita Karyati)
Sebanyak 348 pelajar dari tingkat SD, SMP, SMA, dan sederajat mengikuti Pekan Olahraga Tradisional Tingkat Kota Jakarta Utara Tahun 2026 di Sarana Olahraga Sunter, Kelurahan Sunter Jaya, Kecamatan Tanjung Priok.
"Menyeleksi atlet-atlet pelajar"
Kepala Suku Dinas Pemuda dan Olahraga Jakarta Utara, Fikri Hidayat mengatakan, kegiatan ini merupakan program rutin tiap tahun.
Menurutnya, ajang ini tidak hanya menjadi sarana kompetisi, tetapi juga sebagai wadah pembinaan atlet sejak usia pelajar agar mampu berprestasi hingga ke tingkat yang lebih tinggi.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin mencari, menjaring, dan menyeleksi atlet-atlet pelajar yang memiliki potensi di bidang olahraga tradisional untuk dibina dan dilatih agar dapat mengharumkan nama Jakarta Utara," ujarnya, Selasa (14/4).
Fikri menjelaskan, kontingen Jakarta Utara di ajang tingkat Provinsi DKI Jakarta Tahun 2025 berhasil meraih Juara Umum dengan perolehan enam medali emas, satu perak, dan dua perunggu.
"Kegiatan ini juga melibatkan berbagai pihak, termasuk Persatuan Pelestari Olahraga Tradisional Indonesia (PORTINA) untuk memastikan pembinaan atlet berjalan optimal dan berkelanjutan," terangnya.
Ia berharap, kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi pelajar dengan mengarahkan mereka pada aktivitas yang bermanfaat serta menjauhkan dari perilaku negatif seperti tawuran dan penyalahgunaan Narkoba.
"Kepada seluruh peserta, bertandinglah dengan penuh semangat dan junjung tinggi sportivitas. Kami berharap tahun ini Jakarta Utara dapat kembali meraih juara umum di tingkat provinsi," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Olahraga Suku Dinas Pemuda dan Olahraga Jakarta Utara, Bobby Feri Andriyanto menambahkan, kegiatan ini bertujuan melestarikan, mengenalkan, serta meningkatkan kepedulian generasi muda terhadap budaya dan kearifan lokal.
"Pekan Olahraga Tradisonal ini juga menjadi sarana penting untuk menumbuhkan minat olahraga tradisional di kalangan pelajar agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman," ucapnya.
Ia menuturkan, sebanyak 348 peserta turut ambil bagian dalam ajang ini. Terdapat lima jenis olahraga tradisional yang dilombakan, yakni lari balok, terompah, egrang, sumpitan, dan hadang.
Para pemenang, mulai dari Juara 1 hingga 3 akan mendapatkan apresiasi berupa piala serta piagam penghargaan dalam bentuk elektronik (e-Piagam).
"Kami berharap melalui kompetisi ini, minat olahraga tradisional di kalangan generasi muda terus tumbuh. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi tolok ukur keberhasilan pembinaan olahraga tradisional di wilayah Jakarta Utara," bebernya.
Sementara itu, salah seorang peserta dari SDN Sunter Agung 03, Iqbal (11) mengaku senang dapat mengikuti lomba terompah pendek.
"Persaingan dalam lomba ini cukup ketat karena banyak peserta yang memiliki kemampuan hebat," imbuhnya.
Iqbal menginginkan agar kegiatan seperti ini dapat terus diselenggarakan agar pelajar semakin mengenal dan mencintai olahraga tradisional.
"Senang bisa ikut lomba ini. Lawannya juga banyak yang hebat, jadi makin semangat untuk menang," tandasnya.