Rano Dukung Penambahan 5.000 Personel Satpol PP Secara Bertahap

Jumat, 24 April 2026 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 1306

Personel satpol pp jakbar tiyo

(Foto: Andri Widiyanto)

Rencana penambahan 5.000 personel Satpol PP, didukung Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno. Namun, penambahan itu dipastikannya harus dilaksanakan secara bertahap.

"Maaf, saya tidak bilang kerjanya berlebihan, tapi memang agak ekstra. Tentu kesehatan menjadi prioritas ," katanya, Jumat (24/4).

"Saya tidak bilang kerjanya berlebihan, tapi memang agak ekstra,"

Rano menilai, usulan penambahan 5.000 personel Satpol PP merupakan hal wajar. Dibandingkannya, Dinas Penaggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) yang membutuhkan tambahan 11 ribu personel dengan pertimbangan luasan area dan jumlah penduduk yang harus dilayani.

Tidak hanya mempertimbangkan rasio luasan wilayah dan jumlah penduduk, Rano juga menyebut perluasan dan penambahan program Pemprov DKI Jakarta juga jadi pertimbangan. Dicontohkannya, Pemprov DKI Jakarta telah memperluas cakupan layanan Transjakarta hingga Jabodetabek.

Perluasan rute layanan itu ditegaskan Rano membutuhkan tambahan personel Satpol PP untuk memastikan keamanan aset dan ketertiban jalur lintasan. Kemudian juga direncanakan membentuk unit Satpol PP Pariwisata.

Unit tersebut dikatakannya akan bertugas memastikan ketertiban umum di kawasan pariwisata seperti Kota Tua yang akan direvitalisasi dalam waktu dekat. Meski sama-sama bertugas memastikan ketertiban umum, Satpol Pariwisata akan memiliki seragam yang berbeda dan mengedepankan pendekatan lebih humanis.

Selain itu, Rano juga menyoroti 35 personel Satpol PP yang meninggal dalam setahun lantaran akumulasi kondisi kesehatan di rentang waktu lmaa.

Sebagai solusi, Rano mengungkap kebutuhan pembangunan Markas Komando (Mako) Satpol PP yang memadai.

Menurut Rano, saat ini Mako Satpol PP di Jalan Kebon Sirih, sangat kecil dan tidak memadai. Selain menjadi pusat komando pengawasan digital dan penempatan armada, Mako yang dibangun nantinya juga bisa menjadi pusat aktivitas dan shelter istirahat personel saat usai bertugas.

"Sebetulnya sudah didesain dan dianggarkan, cuma terkena efisiensi. Makanya kemarin saya sempat bicara dengan Pak Gubernur, sepertinya kita harus evaluasi lagi masalah ini, apalagi Jakarta mau jadi Kota Global," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Satpol pp dki jakarta

Satpol PP DKI Usulkan Penambahan Personel

Jumat, 24 April 2026 2050

Wagub rano karno kantor satpol pp jati2

Rano Ungkap Kebutuhan Markas Komando Satpol PP

Selasa, 21 April 2026 662

Wagub rano Penataan Parkir Lebak Bulus jati

Rano Pimpin Penataan Parkir di Jalan R.A Kartini Lebak Lubus

Jumat, 24 April 2026 916

BERITA POPULER
Ratusan Personel Gabungan Gelar Razia Parkir Liar di Jaktim

Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Senin, 08 Juni 2026 3208

Ketua dprd dki suhud

Program Padat Karya Perluas Kesempatan Kerja Warga Jakarta

Rabu, 10 Juni 2026 1450

IMG 20260613 WA0042

Sudin LH Jaksel OTT Delapan Pelaku Buang Sampah Sembarangan

Sabtu, 13 Juni 2026 627

MRT operasional jati (1)

MRT Lakukan Penyesuaian Akses Pintu Masuk Stasiun Bundaran HI dan Dukuh Atas

Jumat, 12 Juni 2026 855

Sampah laut Jakarta bilal

Pramono Minta Sampah di Muara Angke Rutin Dibersihkan

Minggu, 07 Juni 2026 1830

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks