Kamis, 23 April 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 184
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Ali Murthadho mengingatkan pentingnya peningkatan pengawasan terhadap peserta didik untuk mencegah berbagai permasalahan negatif, baik di lingkungan sekolah maupun tempat tinggal.
"Langkah konkret dan solutif"
Ali mengatakan, isu perundungan, pelecehan, tawuran, dan berbagai permasalahan lain yang melibatkan anak masih kerap terjadi dan harus segera diatasi dengan baik
"Ini merupakan momentum yang tepat untuk menyelaraskan visi serta mencari langkah-langkah konkret dan solutif dalam mengatasi berbagai persoalan tersebut," ujarnya, saat menghadiri Rapat Koordinasi Wilayah Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Selatan di Ruang Dirgantara Kantor Wali Kota setempat, Kamis (23/4).
Ali menjelaskan, penanganan permasalahan anak tidak dapat dibebankan hanya kepada guru atau pihak sekolah. Perlu keterlibatan berbagai pihak, mulai dari keluarga hingga masyarakat untuk bersama-sama membangun karakter anak.
Menurutnya, tantangan dunia pendidikan saat ini tidak hanya berkaitan dengan pembentukan karakter, tetapi juga mencakup aspek tata kelola keuangan dan manajemen sekolah.
"Saya mengimbau seluruh peserta agar mengikuti rangkaian kegiatan ini dengan saksama agar dapat meningkatkan kualitas pengelolaan pendidikan," ucapnya.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Nahdiana mengapresiasi kegiatan tersebut karena mampu menyatukan berbagai pemangku kepentingan sekaligus membuka ruang kreativitas bagi peserta didik.
"Saat ini banyak ruang yang perlu dimanfaatkan sebagai wadah kreativitas anak-anak, dan kita melihat potensi itu mulai berkembang," ungkapnya.
Ia menambahkan, sejalan dengan visi Jakarta sebagai kota global yang berbudaya, diperlukan upaya bersama untuk menekan berbagai permasalahan anak. Peran dunia pendidikan dinilai menjadi salah satu kunci utama dalam mencapai tujuan tersebut.
"Harapan kami, kegiatan ini dapat melahirkan program yang berkontribusi terhadap indikator Jakarta sebagai kota global yang berbudaya," terangnya.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Selatan, Sarwoko memaparkan, kegiatan ini bertujuan memperkuat koordinasi, sinergi, serta kapasitas pengelolaan satuan pendidikan.
Ia menuturkan, kegiatan tersebut diikuti oleh 229 kepala sekolah negeri dari berbagai jenjang, mulai dari TK hingga SMA/SMK, serta 50 kepala SD swasta dan 48 kepala subbagian tata usaha tingkat SMA dan SMK.
"Melalui materi yang disampaikan narasumber ini diharapkan para kepala sekolah memiliki pemahaman yang lebih mendalam serta mampu mengimplementasikan prinsip tata kelola yang baik untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman," tandasnya.