Senin, 20 April 2026 Reporter: Folmer Editor: Andry 95
(Foto: Folmer)
Tim penilai Adiwiyata Kota Jakarta Pusat menyambangi SDN 01 dan 03 Galur dan SDN 13 Johar Baru, Senin (20/4).
Kedatangan tim untuk melakukan verifikasi sekaligus penilaian terhadap dua lokasi sekolah yang akan maju dalam ajang Sekolah Adiwiyata tingkat kota Jakpus tahun 2026.
"Tim penilai melakukan peninjauan implementasi budaya lingkungan,"
Ketua Tim Penilai Adiwiyata perwakilan dark Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Pusat, Agung Suwardiana mengatakan, pihaknya melaksanakan proses validasi dan verifikasi lapangan ke 16 sekolah yang terpilih menjadi calon Adiwiyata Tingkat Kota tahun 2026.
"Tim penilai melakukan peninjauan implementasi budaya lingkungan bersih di SDN 01 dan 03 Galur serta SDN 13 Johar Baru untuk mencocokkan data yang telah dikirimkan sekolah dengan kondisi nyata di lapangan," ujarnya.
Ia menjelaskan, sebanyak 33 sekolah di Jakpus mengajukan usulan sebagai Sekolah Adiwiyata tingkat kota tahun 2026. Selanjutnya Sudin LH Jakarta Pusat melakukan seleksi berkas sehingga terpilih sebanyak 26 sekolah
"Dari 26 sekolah, kami memiliki dua sekolah perwakilan Kecamatan atau 16 sekolah se Jakpus untuk dilakukan penilaian verifikasi dan validasi lapangan digelar selama sepekan ke depan," jelasnya.
Ia memaparkan, kegiatan ini tidak sekadar perlombaan estetika, melainkan penilaian terhadap tata kelola lingkungan sekolah yang berkelanjutan.
"Kami melakukan penilaian meliputi pengelolaan sampah yang terpadu, upaya penghijauan dan penanaman pohon di area sekolah, program konservasi air dan penghematan energi dan membangun budaya lingkungan," paparnya.
Menurutnya, target utama digelarnya program sekolah Adiwiyata yakni terbentuknya karakter siswa dan warga sekolah yang peduli terhadap lingkungan.
Sementara latar belakang kegiatan ini adalah menumbuhkan budaya lingkungan di kalangan siswa dan warga sekolah, karena saat ini kesadaran ini mulai menurun.
"Sekolah yang berhasil lolos verifikasi akan mendapatkan apresiasi dari Masyarakat Peduli Lingkungan, yang rencananya diserahkan langsung Wali Kota Jakarta Pusat," tandasnya.