Pengendalian Ikan Sapu-Sapu Demi Jaga Ekosistem Sungai

Jumat, 17 April 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 1365

Ikan sapu sapu reza ist2

(Foto: Istimewa)

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Hilda Kusuma Dewi mendukung langkah Pemprov DKI dalam mengendalikan populasi ikan sapu-sapu yang telah mendominasi lebih dari 60 persen perairan Jakarta. Upaya ini dinilai penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem sungai.

“Saya sebagai anggota DPRD DKI Jakarta tentu sangat mendukung kegiatan penangkapan ikan sapu-sapu ini. Tujuannya jelas, untuk menjaga ekosistem sungai,” ujar Hilda, Jumat (17/4).

"Menjaga ekosistem sungai,"

Menurut dia, aksi pengendalian yang dipimpin Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung merupakan langkah konkret dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan perairan. Pasalnya, ikan sapu-sapu merupakan spesies invasif yang berkembang sangat cepat dan berpotensi merusak ekosistem.

Hilda juga mengingatkan bahwa ikan tersebut tidak layak dikonsumsi karena berpotensi mengandung zat berbahaya. Ia pun mengajak masyarakat untuk tidak memanfaatkannya sebagai bahan pangan.

“Jadi ini perlu pemantauan dan kepedulian kita semua,” imbuhnya.

Ia berharap, kegiatan penangkapan ini dapat dilakukan secara berkelanjutan dan menjadi agenda rutin. Mengingat, ikan sapu-sapu hidup bebas di sungai dan populasinya terus meningkat tanpa pengendalian yang konsisten.

“Perlu pemantauan dan kepedulian bersama agar ekosistem sungai tetap terjaga, bersih, dan aman. Jangan sampai dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.

Sebelumnya, Pemprov DKI menggelar aksi penangkapan ikan sapu-sapu secara serentak di lima wilayah kota administrasi. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Gubernur Pramono Anung sebagai bagian dari upaya mengendalikan spesies invasif yang telah mendominasi perairan Jakarta.

Selain merusak ekosistem dan mengancam habitat ikan lokal, ikan sapu-sapu juga dapat merusak struktur turap sungai. Ikan ini pun berbahaya untuk dikonsumsi karena berpotensi mengandung residu zat beracun.

Pemprov DKI juga berkomitmen menjadikan kegiatan ini sebagai program rutin guna menjaga keseimbangan lingkungan. Hasil tangkapan nantinya akan dimusnahkan secara higienis dan diolah menjadi kompos alami.

BERITA TERKAIT
Pemkot Jaksel Tergetkan Lima Ton Ikan Sapu Sapu Dimusnahkan

Pemkot Jaksel Optimalkan Pengendalian Ikan Sapu-sapu

Jumat, 17 April 2026 674

Munjirin pimpin penangkapan ikan sapu2

Munjirin Pimpin Pengendalian Ikan Sapu-sapu di Kawasan Cililitan

Jumat, 17 April 2026 1127

Gun ikan sapu2 2 ist

Jaga Ekosistem, Pemprov DKI Gelar Penangkapan Ikan Sapu-Sapu Serentak

Jumat, 17 April 2026 977

BERITA POPULER
Pjj ist

Pemprov DKI Perpanjang PJJ Sampai 8 September

Senin, 07 September 2026 7474

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy (5)

Ini Pemicu Kenaikan Harga Cabai Rawit Merah di Jakarta

Selasa, 08 September 2026 2752

TJ Kelola Angkutan Laut jati

Angkutan Laut Transjakarta Perkuat Konektivitas Kepulauan Seribu

Jumat, 04 September 2026 2913

Layanan transjakarta otoy 1

Pramono Imbau Warga Proaktif Urus Kartu Layanan Transportasi Gratis

Selasa, 08 September 2026 1682

Enam Mobil Tangki Dikerahkan Semprot Sejumlah Trotoar di Jaktim

Enam Mobil Tangki Air Bersihkan Abu Vulkanik di Sejumlah Ruas Jalan di Jaktim

Minggu, 06 September 2026 2196

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks