Pengendalian Ikan Sapu-Sapu Demi Jaga Ekosistem Sungai

Jumat, 17 April 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 1556

Ikan sapu sapu reza ist2

(Foto: Istimewa)

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Hilda Kusuma Dewi mendukung langkah Pemprov DKI dalam mengendalikan populasi ikan sapu-sapu yang telah mendominasi lebih dari 60 persen perairan Jakarta. Upaya ini dinilai penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem sungai.

“Saya sebagai anggota DPRD DKI Jakarta tentu sangat mendukung kegiatan penangkapan ikan sapu-sapu ini. Tujuannya jelas, untuk menjaga ekosistem sungai,” ujar Hilda, Jumat (17/4).

"Menjaga ekosistem sungai,"

Menurut dia, aksi pengendalian yang dipimpin Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung merupakan langkah konkret dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan perairan. Pasalnya, ikan sapu-sapu merupakan spesies invasif yang berkembang sangat cepat dan berpotensi merusak ekosistem.

Hilda juga mengingatkan bahwa ikan tersebut tidak layak dikonsumsi karena berpotensi mengandung zat berbahaya. Ia pun mengajak masyarakat untuk tidak memanfaatkannya sebagai bahan pangan.

“Jadi ini perlu pemantauan dan kepedulian kita semua,” imbuhnya.

Ia berharap, kegiatan penangkapan ini dapat dilakukan secara berkelanjutan dan menjadi agenda rutin. Mengingat, ikan sapu-sapu hidup bebas di sungai dan populasinya terus meningkat tanpa pengendalian yang konsisten.

“Perlu pemantauan dan kepedulian bersama agar ekosistem sungai tetap terjaga, bersih, dan aman. Jangan sampai dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.

Sebelumnya, Pemprov DKI menggelar aksi penangkapan ikan sapu-sapu secara serentak di lima wilayah kota administrasi. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Gubernur Pramono Anung sebagai bagian dari upaya mengendalikan spesies invasif yang telah mendominasi perairan Jakarta.

Selain merusak ekosistem dan mengancam habitat ikan lokal, ikan sapu-sapu juga dapat merusak struktur turap sungai. Ikan ini pun berbahaya untuk dikonsumsi karena berpotensi mengandung residu zat beracun.

Pemprov DKI juga berkomitmen menjadikan kegiatan ini sebagai program rutin guna menjaga keseimbangan lingkungan. Hasil tangkapan nantinya akan dimusnahkan secara higienis dan diolah menjadi kompos alami.

BERITA TERKAIT
Pemkot Jaksel Tergetkan Lima Ton Ikan Sapu Sapu Dimusnahkan

Pemkot Jaksel Optimalkan Pengendalian Ikan Sapu-sapu

Jumat, 17 April 2026 789

Munjirin pimpin penangkapan ikan sapu2

Munjirin Pimpin Pengendalian Ikan Sapu-sapu di Kawasan Cililitan

Jumat, 17 April 2026 1310

Gun ikan sapu2 2 ist

Jaga Ekosistem, Pemprov DKI Gelar Penangkapan Ikan Sapu-Sapu Serentak

Jumat, 17 April 2026 1119

BERITA POPULER
Munjirin Tinjau Ring Tinju Flyover Kampung Melayu

Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

Senin, 26 Oktober 2026 5487

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 1916

Sudin SDA kepulauan Seribu tanam mangrove ist

105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

Senin, 26 Oktober 2026 1689

Keseruan Hari Pertama Jakarta Running Festival 2026 1

Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

Sabtu, 24 Oktober 2026 1941

LRT jakarta jati2

Kapasitas LRT Diminta Ditambah Usai Transportasi Publik Semakin Terhubung

Senin, 26 Oktober 2026 1527

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks