Pemkot Jaksel Optimalkan Pengendalian Ikan Sapu-sapu

Jumat, 17 April 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 777

Pemkot Jaksel Tergetkan Lima Ton Ikan Sapu Sapu Dimusnahkan

(Foto: Tiyo Surya Sakti)

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan menggelar pengendalian ikan sapu-sapu secara serentak di 10 wilayah kecamatan. Dalam kegiatan tersebut, ditargetkan sebanyak lima ton ikan sapu-sapu dapat ditangkap.

"Menekan laju perkembangbiakan"

Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar mengatakan, upaya ini merupakan tindak lanjut instruksi Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dalam rangka meningkatkan kualitas air dan menjaga keseimbangan ekosistem sungai.

"Ikan sapu-sapu di wilayah ini jumlahnya cukup banyak. Dalam waktu satu jam saja, kami sudah berhasil menangkap sekitar 300 kilogram," ujarnya, saat memimpin pengendalian ikan sapu-sapu di kawasan Pintu Air Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (17/4).

Anwar menjelaskan, untuk mencapai target lima ton, pihaknya menginstruksikan seluruh wilayah kecamatan melakukan penangkapan di kali atau sungai yang berpotensi menjadi habitat ikan sapu-sapu.

"Setelah ditangkap, ikan-ikan ini langsung dimusnahkan dengan cara dikubur di sekitar lokasi. Metode ini dinilai paling efektif untuk menekan laju perkembangbiakan ikan sapu-sapu," terangnya.

Anwar mengimbau masyarakat agar lebih selektif dalam memilih makanan, terutama yang diduga menggunakan ikan sapu-sapu sebagai bahan utama.

"Saya khawatir masyarakat yang tidak mengetahui justru mengonsumsinya. Dampaknya mungkin tidak langsung terasa, tetapi dalam jangka panjang bisa menimbulkan gangguan kesehatan," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan, Ridho Sosro menambahkan, dalam jangka pendek pihaknya akan terus melakukan penangkapan secara intensif dengan melibatkan berbagai unsur.

"Dalam satu kali operasi, kami bisa mengerahkan 50 petugas atau lebih, termasuk dari petugas PPSU, Dinas Lingkungan Hidup, serta komunitas masyarakat," ucapnya.

Untuk jangka panjang, lanjut Ridho, pihaknya akan mengedukasi masyarakat mengenai bahaya ikan sapu-sapu yang tergolong spesies invasif dan berpotensi membahayakan kesehatan manusia.

Hal ini disebabkan kandungan logam berat, seperti merkuri dan timbal, yang cukup tinggi dalam tubuh ikan tersebut.

"Melalui upaya penangkapan dan edukasi, kami berharap populasi ikan sapu-sapu dapat ditekan secara signifikan," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Gun ikan sapu2 2 ist

Jaga Ekosistem, Pemprov DKI Gelar Penangkapan Ikan Sapu-Sapu Serentak

Jumat, 17 April 2026 1100

Ikan sapu2 danau sunter anita

Personel Gabungan Kendalikan Populasi Ikan Sapu-sapu di Kali Sunter

Kamis, 16 April 2026 886

IMG 20260410 WA0113

Pemprov DKI Bakal Intensifkan Pengerukan Sungai dan Pengendalian Ikan Sapu-Sapu

Rabu, 15 April 2026 1114

BERITA POPULER
Konpers Jakarta Esports 2026 ist

Jakarta Esports 2026 Hadirkan Panggung Game Lokal, Musik, dan Kreativitas

Senin, 19 Oktober 2026 3797

Penertiban PKL Sungai Bambu anita 01

Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

Rabu, 21 Oktober 2026 2686

Penataan Lahan Jadi Taman Interaktif Cijantung nurito

Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

Jumat, 23 Oktober 2026 1422

Keseruan Hari Pertama Jakarta Running Festival 2026 1

Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

Sabtu, 24 Oktober 2026 843

Bpbd omc ist

Antisipasi Cuaca Panas, Pemprov DKI Siapkan OMC Jelang JRF dan Konser Kanye West

Rabu, 21 Oktober 2026 1409

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks