Jumat, 17 April 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 752
(Foto: Anita Karyati)
Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Kepulauan Seribu berhasil melakukan sterilisasi dan vaksinasi rabies gratis terhadap 251 hewan penular rabies (HPR) di Pulau Sabira, Kelurahan Pulau Harapan, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara.
"Menjaga kesehatan"
Kepala Suku Dinas KPKP Kepulauan Seribu, Nurliati mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam mempertahankan status Jakarta bebas rabies sekaligus meningkatkan kesejahteraan hewan, khususnya di wilayah pesisir.
"Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Sudin KPKP Kepulauan Seribu dan komunitas Let’s Adopt Indonesia. Kami juga berfokus menjaga kesehatan lingkungan melalui pengendalian populasi hewan," ujarnya, Jumat (17/4).
Nurliati menjelaskan, program sterilisasi dilakukan untuk mencegah lonjakan populasi kucing liar yang berpotensi mengganggu keseimbangan ekosistem serta estetika lingkungan.
"Untuk vaksinasi rabies diberikan sebagai langkah mitigasi awal untuk melindungi masyarakat dari ancaman penyakit yang bersifat mematikan," terangnya.
Ia merinci, sebanyak 77 ekor kucing yang sudah disterilisasi terdiri dari 31 kucing jantan dan 46 betina. Selanjutnya,, vaksinasi rabies juga diberikan kepada 174 ekor kucing lainnya.
"Melalui langkah preventif ini, kami berharap dapat tercipta lingkungan yang sehat, aman, dan bebas rabies secara berkelanjutan di Kepulauan Seribu agar masyarakat merasa nyaman dalam beraktivitas," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua RW 03, Kelurahan Pulau Harapan, Muhammad Ali Kurniawan menuturkan, program rutin tahunan ini memberikan dampak positif bagi warga, khususnya dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan permukiman.
"Kami sangat mengapresiasi perhatian pemerintah terhadap kesehatan hewan di Pulau Sabira. Adanya upaya ini dapat membuat warga merasa lebih tenang," ucapnya
Ia mengimbau warga untuk terus mendukung program pemerintah dengan bersikap proaktif dalam melaporkan kondisi kesehatan hewan peliharaan.
"Semoga melalui upaya ini dapat tercipta lingkungan yang sehat, aman, dan nyaman bagi semua," tandasnya.