Jumat, 17 April 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 262
(Foto: Nurito)
Puluhan petugas gabungan bergerak cepat menangani amblasnya jembatan di Jalan Pule, RW 10, Kelurahan Ciracas, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur.
"Satu unit crane juga dikerahkan"
Camat Ciracas, Panangaran Ritonga, mengatakan, langkah awal penanganan difokuskan pada pembersihan puing-puing jembatan yang runtuh ke dasar saluran penghubung dan menghambat aliran air.
"Jembatan ini amblas yang pada 15 April lalu hingga mengakibatkan akses vital warga itu harus ditutup sementara," ujarnya, Jumat (17/4).
Panangaran menjelaskan, sebanyak 25 personel dari Satuan Pelaksana Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Ciracas, Bina Marga, dan petugas PPSU setempat dikerahkan untuk melakukan penanganan segera.
"Satu unit crane juga dikerahkan untuk akselerasi mengangkat material jembatan," terangnya.
Menurutnya, selama proses perbaikan dilakukan, Jalan Pule ditutup total untuk umum selama kurang lebih satu bulan. Pengendara diimbau menggunakan jalur alternatif di sekitar lokasi.
"Jembatan yang amblas memiliki panjang sekitar enam meter dengan lebar 2,5 meter," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua RW 10, Kelurahan Ciracas, Sukimin mengapresiasi respons cepat petugas dalam menangani kejadian ini.
"Jembatan amblas saat dilintasi truk sekitar pukul 16.30 WIB pada Rabu lalu," bebernya.
Ia berharap, perbaikan bisa segera tuntas dikerjakan karena jalan ini merupakan akses penting bagi warga Ciracas, Susukan, dan Rambutan. Jalan Pule sendiri dikenal sebagai jalur penghubung strategis antara Jalan Raya Centex dan Jalan Haji Baping.
"Jalan ini menjadi akses utama dan alternatif warga untuk aktivitas harian seperti bekerja, berdagang maupun sekolah," tandasnya.