Perkuat Kepedulian Sosial, Pemprov DKI Adakan Pelatihan Pemulasaraan Jenazah

Rabu, 15 April 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 569

Distamhut pemulasaraan ist

(Foto: Istimewa)

Peningkatan pelayanan publik terus dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Di bidang pemakaman, melalui Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut), konsisten menggelar pelatihan pemulasaraan jenazah bagi masyarakat. Kegiatan ini juga sekaligus memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial dan semangat gotong royong di tengah-tengah masyarakat.

Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta, Fajar Sauri mengatakan, pelatihan pemulasaraan jenazah merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan sosial berbasis komunitas.

"mengedepankan pendekatan praktis dan aplikatif,"

Ia mengungkapkan, pelatihan digelar 7-28 April 2026, dengan jumlah peserta sebanyak 70 orang per kelurahan, yang tersebar di 12 kelurahan.

“Kegiatan ini dirancang secara sistematis dengan mengedepankan pendekatan praktis dan aplikatif, sehingga peserta tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tetapi juga keterampilan teknis yang dapat langsung diterapkan di lingkungan masing-masing,” ujar Fajar, Rabu (15/4).

Dikatakan Fajar, materi pelatihan disampaikan oleh instruktur yang kompeten dan berpengalaman untuk memastikan ketepatan prosedur serta kesesuaian dengan kaidah keagamaan yang berlaku.

Materi pelatihan meliputi pemberian informasi serta bimbingan teknis mengenai tata cara pemulasaraan atau perawatan jenazah sesuai dengan ketentuan agama Islam. Rangkaian materi mencakup proses memandikan jenazah, mengafani, melaksanakan salat jenazah, hingga proses pemakaman.

"Pemulasaraan jenazah bukan sekadar kewajiban, tetapi bentuk penghormatan terakhir yang penuh nilai ibadah. Pelatihan ini juga merupakan bagian dari tugas Dinas Pertamanan dan Hutan Kota dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di bidang pemakaman,” jelasnya.

Fajar berharap, melalui pelatihan ini, masyarakat memiliki kemampuan yang memadai dalam melaksanakan pemulasaraan jenazah secara mandiri, baik untuk anggota keluarga maupun warga di lingkungan sekitar.

“Dari pelatihan yang didapat, masyarakat memiliki pengetahuan, kesiapan, dan kepedulian untuk melayani sesama dengan baik, sesuai tuntunan agama. Dengan demikian, masyarakat dapat berperan aktif dalam mendukung proses pemakaman yang layak, tertib, dan sesuai dengan norma agama serta sosial yang berlaku,” tandasnya.

Berikut jadwal pelatihan pemulasaraan jenazah di 12 kelurahan:

Kelurahan Pancoran, 7 April 2026

Kelurahan Koja, 8 April 2026

Kelurahan Ujung Menteng, 9 April 2026

Kelurahan Cengkareng Barat, 14 April 2026

Kelurahan Tomang, 15 April 2026

Kelurahan Cakung Barat, 16 April 2026

Kelurahan Grogol Selatan, 20 April 2026

Kelurahan Penjaringan, 21 April 2026

Kelurahan Pejaten Timur, 22 April 2026

Kelurahan Cilandak Timur, 23 April 2026

Kelurahan Tanah Tinggi, 27 April 2026

Kelurahan Johar Baru, 28 April 2026.

BERITA TERKAIT
 65 Warga Jakarta Utara Ikuti Pembinaan dan Pelatihan Pemulasaraan Jenazah

65 Warga Jakarta Utara Ikuti Pelatihan Pemulasaraan Jenazah

Rabu, 12 November 2025 428

20 Kader PKK Jaksel Ikuti Pelatihan Pemulasaraan Jenazah

20 Kader PKK Jaksel Ikuti Pelatihan Pemulasaraan Jenazah

Senin, 11 Agustus 2025 1687

BERITA POPULER
Gubernur pramono MUI rezap

Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

Selasa, 11 Agustus 2026 13231

Munjirin Pimpin Panen Sayur sekolah nur

Panen Serentak di Jaktim Hasilkan 2 Ton

Jumat, 14 Agustus 2026 8869

IMG 20260817 WA0044

Dubes Belanda Lihat Kemeriahan Peringatan HUT ke-81 RI di Malaka Jaya

Senin, 17 Agustus 2026 975

Pemilik bangunan ubah saluran ist

Pemkot Jaksel Tegur Pemilik Bangunan Langgar Aturan

Jumat, 14 Agustus 2026 2162

Komisi D Minta Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Aset dan Optimalisasi Anggaran 2026

Komisi D Minta Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Aset

Jumat, 14 Agustus 2026 1945

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks