Kamis, 09 April 2026 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 122
(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)
Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Pengembangan Benih dan Proteksi Tanaman Dinas Ketahan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Kamis (9/4), menggelar roadshow mobil klinik tanaman di Urban Farming RW 06 Kelurahan Keagungan, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat.
Kegiatan diikuti 40 peserta perwakilan dari Pokja 3 PKK delapan kelurahan, Dawis, pengelola RPTRA dan pengurus PKK Kecamatan Taman Sari.
"Untuk tanaman pertanian perkotaan yang dikembangkan warga."
Koordinator Tim Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) di Provinsi DKI Jakarta, N Carta mengatakan, kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi mengenai hama atau penyakit pada tumbuhan dan cara penanganannya.
"Khususnya untuk tanaman pertanian perkotaan yang dikembangkan warga.Termasuk kita lakukan edukasi mengenai proteksi," katanya.
Dicontohkan Carta, edukasi untuk proteksi tanaman di antaranya dengan melakukan pengenalan produk pengendali yang ramah lingkungan seperti trichoderma, trichokompos, bubur California, dan pestisida nabati.
Diharapkannya, melalui kegiatan ini warga dapat mengenal dan melakukan pengendalian secara mandiri hama serta penyakit pada tanaman sayur dan buah di lingkungan mereka. Lalu, informasi didapat ini diharapkannya juga diketuktularkan ke rekan-rekan dan lingkungan sekitar.
"Tadi juga ada pemberian agen hayati seperti trichokompos dan trichoderma, serta pemberian bibit tanaman gratis bagi peserta," tambahnya.
Ketua RW 06 Kelurahan Keagungan, Taufik Hidayat, mengaku senang kegiatan yang diusulkkan Satpel KPKP Kecamatan Tamansari ini digelar di lingkungannya.
Berbagai materi edukasi yang disampaikan, menurutnya,sangat penting bagi penggiat urban farming dan warga yang memiliki tanaman.
Diakuinya, urban farming yang ada di wilayahnya selama ini belum maksimal dan terindikasi terdampak hama. Karena itu, setelah ini Ia bersama jajaran akan coba mempraktekkan pengetahuan yang didapat untuk memaksimalkan pengelolaan tanaman di lingkungan mereka.
"Nanti warga akan kita sosialisasikan lagi bagaimana cara untuk menanam tumbuhan-tumbuhan yang seperti apa yang nanti berguna buat masyarakat sesuai materi yang kami dapat hari ini," tandasnya.