Program Pengendalian Banjir Jakarta Berjalan Baik

Sabtu, 11 Oktober 2025 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 1018

Pompa Kali Item, Jakarta Pusat

(Foto: Mochamad Tresna Suheryanto)

Aggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Ghozi Zulazmi menilai, program pengendalian banjir yang dijalankan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sejauh ini telah berjalan baik dan menunjukkan hasil yang signifikan.

"perencanaan itu sudah sangat bagus,"

“Program-program yang dilakukan oleh Dinas Sumber Daya Air (SDA) secara perencanaan itu sudah sangat bagus. Tinggal bagaimana implementasinya di lapangan,” ujar Ghozi, Sabtu (11/10).

Ia menjelaskan, perencanaan pengendalian banjir oleh Pemprov DKI Jakarta telah disusun secara terukur dan berjangka panjang. Dinas SDA, kata Ghozi, menargetkan wilayah utara Jakarta bebas banjir pada tahun 2030, dan Jakarta secara keseluruhan bebas banjir pada 2045.

“Rencana itu terukur, bahkan secara fiskal juga dihitung. Setidaknya sekitar Rp6 triliun per tahun harus dialokasikan agar target Jakarta bebas banjir bisa tercapai,” terangnya.

Lebih lanjut, Ghozi menuturkan bahwa pengendalian banjir tidak hanya bergantung pada pembangunan infrastruktur besar seperti waduk dan rumah pompa, tetapi juga pada perbaikan saluran mikro di kawasan permukiman.

Ia pun menekankan pentingnya pengawasan DPRD untuk memastikan setiap proyek berjalan sesuai rencana.

“Memang masih ada beberapa pekerjaan yang perlu dimonitor, terutama di wilayah timur. Tapi berkat kerja sama dan pengawasan, persoalan itu bisa segera diselesaikan,” ucapnya.

Selain itu, Ghozi mengapresiasi kerja cepat pasukan biru Dinas SDA yang selalu sigap menangani genangan saat hujan deras melanda ibu kota.

“Saya salut, mereka sigap turun ke lapangan tanpa mengenal jam kerja. Karena itu, kesejahteraan dan perlindungan bagi pasukan biru juga perlu ditingkatkan,” tegasnya.

Menurut Ghozi, curah hujan di Jakarta saat ini cenderung ekstrem dan sulit diprediksi. Oleh karena itu, diperlukan berbagai upaya rekayasa pengendalian banjir seperti pembangunan waduk, rumah pompa, dan normalisasi sungai.

“Normalisasi Ciliwung yang saat ini menjadi proyek strategis nasional juga sangat penting. Termasuk antisipasi banjir rob di wilayah utara dengan pembangunan tanggul dan sistem polder,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Serah terima bantuan delapan unit pompa bor untuk Kecamatan Tebet, Jakarta selatan

Anwar Apresiasi Kolaborasi Upaya Mengatasi Genangan

Senin, 06 Oktober 2025 655

Wali Kota Jakarta Selatan beserta jajarannya melakukan monitoring di kawasan Kelurahan Ciganjur

Anwar Monitoring Wilayah dan Santuni Mustahik di Ciganjur

Jumat, 10 Oktober 2025 708

Pengelola urban farming di kawasan KBT memperlihatkan kembang kol yang dipanen

Trase Kering KBT Dioptimalkan Sebagai Area Urban Farming

Kamis, 09 Oktober 2025 774

Normalisasi Saluran di Jalan Mindi

Saluran Air di Jalan Mindi Dinormalisasi

Jumat, 03 Oktober 2025 1048

Salah satu Kapal di tengah laut saat cuaca buruk dan gelombang tinggi

BPBD: Waspada Angin Kencang di Perairan Kepulauan Seribu

Selasa, 30 September 2025 1209

BERITA POPULER
IMG 20260720 WA0051

Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

Senin, 20 Juli 2026 1095

IMG 20260721 WA0104

Pemprov DKI Bidik Pasar Timur Tengah Melalui Seminar Pariwisata di Yordania

Rabu, 22 Juli 2026 649

SEA V Cup 2026 gery ist

SEA V Cup 2026 Resmi Bergulir, Jakarta Jadi Panggung Voli Asia Tenggara

Kamis, 23 Juli 2026 407

Reza dan Nadya Siap Promosikan Pariwisata Berkelanjutan Kepulauan Seribu

Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

Minggu, 19 Juli 2026 1099

Kebakaran pondok bambu

Kebakaran di Spark Sport Academy Pondok Bambu Berhasil Dipadamkan

Senin, 20 Juli 2026 849

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks