Pemkot Jakbar Tutup Lahan TPS Liar di Jalan Angke Indah II

Rabu, 08 April 2026 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Andry 534

Pemkot Jakbar Tutup Lahan TPS Liar di Jalan Angke Indah II

(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)

"Ini dalam proses pembersihan,"

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat melakukan penutupan areal lahan di kawasan Rumah Susun (Rusun) Tambora, RW 11 Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, yang dijadikan lokasi tempat penampungan sampah (TPS) liar. Belakangan, lokasi tersebut menjadi sorotan lantaran dimanfaatkan oknum untuk membuang sampah hingga menggunung.

Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainah mengatakan, saat ini jajarannya tengah melakukan pembersihan areal seluas sekitar 100 meter persegi yang terletak di Jalan Angke Indah II. Lokasinya berada di tepi jalan antara Tower B Runawa Tambora dan Tower C Rusun Tambora.

"Ini dalam proses pembersihan. Setelah ini, sudah kita komunikasikan ke RT/RW dan kelurahan tidak boleh lagi buang sampah di situ," katanya, Rabu (8/4).

Dilanjutkan Iin, selain menjadi perhatian banyak pihak akibat terjadi penumpukan, penutupan TPS liar itu juga sebagai upaya mengantisipasi dampak kesehatan dipicu sampah. Dikhawatirkannya, tumpukan sampah akan berdampak buruk terhadap kesehatan bagi warga di lingkungan sekitar.

Untuk memastikan tidak ada lagi oknum tidak bertanggung jawab membuang sampah di lokasi itu, Iin menegaskan akan dilakuan penutupan akses jalan menuju lahan tersebut. Nantinya, pihak Unit Pengelola Rumah Susun (UPRS) akan melakukan pembatasan akses masuk dan hanya warga yang telah berkomunikasi serta diperbolehkan mengakses lokasi.

Sebagai gantinya, Iin mengaku telah memerintahkan jajaran Suku Dinas Lingkungan Hidup agar berkordinasi dengan RT/RW setempat untuk melakukan penjadwalan pengangkutan. Kemudian di lokasi juga akan ditempatkan satu unit kontainer untuk menampung sampah sebelum diangkut sesuai jadwal yang ditetapkan.

Diharapkan Iin, penutupan TPS liar dan pelibatan dalam penetapan jadwal buang sampah akan mendorong partisipasi warga menjaga lingkungannya. Sehingga nantinya Ia berharap tidak perlu melakukan penegakan aturan sesuai regulasi memberikan sanksi terhadap pelanggar membuang sampah sembarangan di lokasi tersebut.

"Kita berharap ini munculnya adalah kerjasama dan partisipasi sehingga pendekatannya kita persuasi, edukatif agar masyarakat bisa berubah perilaku," imbuhnya.

Kepa Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Barat, Hariyadi menambahkan, nantinya pihak RW akan didorong membentuk bidang pengelola sampah (BPS). Kemudian dari 4 lokasi TPS yang ada akan dijadikan tersentralisasi agare memudahkan proses pengangkutan dan pengelolaan sampah.

"BPS RW inilah yang mengatur sehingga tidak lagi kocar-kacir. Kemudian, BPS RW juga diwajibkan membentuk Bank Sampah RW," tandasnya.

BERITA TERKAIT
IMG 20260408 WA0052

Shelter TPS Pekayon Efektif Tangani 120 Ton Sampah per Hari

Rabu, 08 April 2026 587

IMG 20260407 WA0053

Penanganan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati Sudah Mencapai 2.002 Ton

Selasa, 07 April 2026 899

Dinas lh pilah sampah gery ist

Gerakan Pilah Sampah dari Sumber Diminta Digencarkan

Senin, 06 April 2026 635

BERITA POPULER
Ratusan Personel Gabungan Gelar Razia Parkir Liar di Jaktim

Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Senin, 08 Juni 2026 1786

Ketua dprd dki suhud

Program Padat Karya Perluas Kesempatan Kerja Warga Jakarta

Rabu, 10 Juni 2026 795

Sampah laut Jakarta bilal

Pramono Minta Sampah di Muara Angke Rutin Dibersihkan

Minggu, 07 Juni 2026 1604

Proyek pekerjaan padatkarya jati2

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Padat Karya

Jumat, 05 Juni 2026 2118

Penumpang transjakarta otoy

Penyesuaian Tarif Transjakarta Layak Dikaji untuk Jaga Keberlanjutan Layanan

Rabu, 10 Juni 2026 563

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks