Selasa, 07 April 2026 Reporter: Folmer Editor: Budhy Tristanto 194
(Foto: Folmer)
PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), Selasa (7/4), mensosialisasikan program pelatihan 1.000 pramudi berdaya di Ruang Rapat Wali Kota Jakarta Pusat. Kegiatan dipimpin Wali Kota Jakarta Pusat,Arifin bersama Direktur Utama PT Transjakarta, Welfizon Yuza serta dihadiri delapan camat.
Arifin mengatakan, program pelatihan terhadap 1.000 pramudi berdaya ini digelar PT Transjakarta ini bersinergi dengan Baznas Bazis DKI Jakarta.
Akan menjadi pengemudi Mikrotrans Transjakarta
"Alhamdulilah, PT Transjakarta mengalokasikan kuota 95 pramudi untuk memenuhi kebutuhan pengemudi mikrotrans atau JakLingko," ujar Arifin, Selasa (7/4).
Untuk itu, Arifin mengintruksikan delapan camat dan 44 lurah di wilayahnya secara aktif mensosialisasikan program rekrutmen pramudi Transjakarta kepada seluruh warga.
"Saya meminta camat dan lurah mensosialisasikan program pelatihan pramudi ini melalui media sosial maupun ke pengurus RT/RW dan kader PKK sehingga semakin banyak warga mengetahui dan ikut mendaftarkan diri agar dapat kesempatan bekerja serta bagian dari PT Transjakarta," kara Arifin.
Sementara Direktur Utama PT Transjakarta, Welfizon Yuza menjelaskan, program ini bertujuan mencetak pramudi andal dan berdaya. Peserta yang memenuhi syarat akan mendapatkan kesempatan kerja sebagai pengemudi Mikrotrans Transjakarta. Pendaftaran dibuka hingga 20 April 2026.
"Peserta yang lulus pelatihan akan menjadi pengemudi Mikrotrans Transjakarta mengganti sebagian besar pengemudi yang berusia tua berusia 56 tahun," jelasnya.
Ia menambahkan, syarat mengikuti program pelatihan pramudi berdaya yakni berusia 22 hingga 45 tahun, KTP DKI Jakarta, pendidikan minimal SLTA, memiliki Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), aktif mengemudi dan memiliki SIM A.
"Permohohan dapat dikirimkan melalui s.ld/pramudibazis2. Kami juga akan membuka pendaftaran secara offline di kantor kecamatan," ta
ndasnya.