Kamis, 02 April 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 117
(Foto: Nurito)
Sebanyak delapan personel Pasukan Biru Satuan Pelaksana Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur berhasil menyelesaikan pengerukan saluran air di Jalan Mabes Hankam, Kelurahan Bambu Apus.
"Sepanjang kurang lebih 19 meter"
Kepala Satuan Pelaksana SDA Kecamatan Cipayung, Dian Kartika mengatakan, pengerukan dilakukan karena kondisi saluran sudah dipenuhi sedimen lumpur dan sampah yang cukup tebal.
"Kami melakukan pengerukan saluran sepanjang kurang lebih 19 meter ini sejak 27 Maret. Alhamdulillah, hari ini sudah selesai," ujarnya, Kamis (2/4).
Dian menjelaskan, sedimentasi yang mencapai ketebalan sekitar 60 sentimeter menjadi penyebab utama terjadinya pendangkalan dan sumbatan.
"Kondisi ini berpotensi memicu terjadinya genangan, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi," terangnya.
Ia menuturkan, sebanyak 10 meter kubik sedimen lumpur dan sampah berhasil dibersihkan dari saluran air di Jalan Mabes Hankam tersebut.
"Hasil pengerukan selanjutnya kita buang ke kawasan Waduk Pondok Ranggon," ucapnya.
Menurutnya, pengerukan terkendala adanya inrit atau beton penutup saluran yang dibuat permanen oleh warga.
"Banyak perkantoran hingga tempat usaha yang membuat inrit tidak sesuai standar atau mudah dibuka dan ditutup kembali. Sehingga, harus kita bongkar terlebih dahulu," bebernya.
Sementara itu, salah seorang warga setempat, Suwandi (49) mengapresiasi kinerja jajaran Satuan Pelaksana SDA Kecamatan Cipayung dalam mengeruk saluran tersebut.
"Biasanya sering terjadi genangan dengan ketinggian mencapai 50 hingga 80 sentimeter saat hujan deras," umgkapnya.
Ia berharap, dengan terselesaikannya pengerukan tersebut akan membuat kawasan sekitar tidak lagi terjadi genangan karena dapat menganggu aktivitas warga.
"Daya tampung saluran sudah semakin optimal dan air bisa mengalir lebih lancar. Semoga di sini terbebas dari genangan," tandasnya.