Selasa, 10 Maret 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 156
(Foto: Istimewa)
PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro menargetkan proyek LRT Jakarta Fase 1B yang menghubungkan Velodrome hingga Manggarai dapat beroperasi secara resmi pada Agustus 2026. Saat ini, persiapan operasional terus dilakukan, termasuk tahap pengujian sistem sebelum layanan dibuka untuk masyarakat.
Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro), Iwan Takwin mengatakan, pihaknya akan mulai melakukan tahap commissioning test sebagai bagian dari proses pengujian akhir sebelum operasional.
"kami akan mulai commissioning test,"
Ia menyampaikan, proses pengujian tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh sistem dan infrastruktur LRT dapat berfungsi dengan baik sebelum melayani penumpang.
Bersamaan dengan itu, Jakpro juga menyiapkan dokumen serta persyaratan untuk mendapatkan izin operasional dari Kementerian Perhubungan.
“Untuk LRT Jakarta 1B ini kami targetkan sesuai timeline pada Agustus insya Allah bisa beroperasi secara resmi. Setelah itu kami akan mulai commissioning test, kemudian secara paralel juga menyelesaikan proses perizinan operasional yang akan disubmit ke Kementerian Perhubungan,” ujarnya, Selasa (10/3).
Selain fokus pada penyelesaian Fase 1B, Jakpro juga tengah menyiapkan rencana pengembangan jaringan LRT Jakarta ke depannya. Penyusunan rencana tersebut dilakukan melalui kajian menyeluruh yang berfokus pada peningkatan pelayanan transportasi publik di Jakarta.
Menurutnya, pengembangan jaringan LRT akan disusun berdasarkan kebutuhan mobilitas masyarakat serta integrasi dengan moda transportasi lain agar konektivitas antarmoda dapat berjalan optimal.
Iwan menambahkan, dari hasil kajian tersebut, Jakpro akan menentukan prioritas pembangunan jalur lanjutan yang dinilai paling efektif untuk meningkatkan jumlah penumpang serta memperkuat layanan LRT Jakarta.
“Paralel dengan pembangunan 1B ini, Jakpro juga menyusun master plan LRT Jakarta. Basis kajiannya tentu pelayanan, kemudian bagaimana jaringan ini bisa terintegrasi dengan moda lain sehingga konektivitas dan mobilitas warga Jakarta benar-benar bisa terlayani dengan baik,” jelasnya.
Sebagai informasi, proyek LRT Jakarta Fase 1B merupakan perpanjangan jalur dari Velodrome menuju Manggarai sepanjang sekitar 6,4 kilometer dengan lima stasiun baru, yaitu Rawamangun, Pramuka BPKP, Pasar Pramuka, Matraman, dan Manggarai. Jalur ini nantinya akan terintegrasi dengan berbagai moda transportasi lain, termasuk KRL Commuter Line dan Transjakarta di kawasan Manggarai.
Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B merupakan bagian dari rencana pengembangan jaringan LRT Jakarta yang sebelumnya telah memulai operasional pada lintas Pegangsaan Dua–Velodrome sejak 2019.
“Dengan selesainya fase ini, diharapkan konektivitas transportasi publik di Jakarta semakin meningkat dan mampu mendukung mobilitas masyarakat secara lebih efisien,” tandasnya.