Selasa, 10 Maret 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 197
(Foto: Istimewa)
Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan berbagai bazar dalam rangka memeriahkan Jakarta Ramadan Festival. Termasuk, Bazar Ramadan yang berlangsung di Ruang Serbaguna MH Thamrin, Grha Ali Sadikin, Balai Kota DKI Jakarta pada 9–12 Maret 2026.
Bazar Ramadan ini menghadirkan sekitar 40 UMKM Jakpreneur yang menampilkan beragam produk unggulan pelaku UMKM binaan Pemprov DKI Jakarta.
"memperkenalkan produk-produk unggulan,"
Produk yang ditawarkan bervariasi, mulai dari kuliner (food and beverage), kerajinan (craft), hingga produk fesyen, yang diharapkan dapat menjadi pilihan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan selama bulan Ramadan.
Selain menjadi ruang promosi dan penjualan bagi pelaku usaha, Bazar Ramadan juga diramaikan dengan berbagai kegiatan pendukung.
Pengunjung dapat mengikuti sharing session bertajuk Kisah Sukses UMKM Jakpreneur Naik Kelas, yang menghadirkan pengalaman inspiratif dari para pelaku usaha yang telah berkembang melalui program pembinaan Jakpreneur.
Kegiatan ini juga dilengkapi dengan promosi produk Jakpreneur, sosialisasi terkait kebutuhan dalam perkembangan UMKM, serta games interaktif yang menambah keramaian suasana bazar.
Kepala Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, mengatakan penyelenggaraan Bazar Ramadan ini merupakan salah satu upaya untuk memperluas akses pasar bagi pelaku UMKM sekaligus memperkuat ekosistem kewirausahaan di Jakarta.
Ia menyampaikan, Dinas PPKUKM DKI Jakarta ingin memberikan ruang bagi para pelaku UMKM untuk mempromosikan dan memasarkan produknya secara lebih luas melalui Bazar Ramadan ini.
“Momentum Ramadan menjadi kesempatan yang baik untuk meningkatkan transaksi sekaligus memperkenalkan produk-produk unggulan Jakpreneur kepada masyarakat,” ujarnya, Selasa (10/3).
Ratu menjelaskan, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga pada penguatan kapasitas pelaku usaha. Ia berharap, para pelaku UMKM dapat semakin berkembang dan naik kelas dengan adanya sesi berbagi pengalaman, sosialisasi, serta interaksi langsung dengan masyarakat.
“Melalui rangkaian kegiatan ini, Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta berharap Bazar Ramadan Jakpreneur dapat menjadi wadah yang mempertemukan pelaku UMKM dengan masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal selama bulan Ramadan,” tandasnya.