Komisi B Ingatkan Penguatan Tata Kelola BUMD

Jumat, 06 Maret 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 192

IMG 20260306 WA0053

(Foto: Fakhrizal Fakhri)

Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Nova Harvian Paloh menekankan pentingnya peningkatan kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk mendorong kontribusi terhadap pendapatan daerah.

Ia menjelaskan, dalam pembahasan sebelumnya di Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI Jakarta, terdapat target peningkatan dividen dari BUMD yang dikelola melalui Badan Pembinaan BUMD (BP BUMD). Target tersebut direncanakan meningkat pada tahun 2027.

"Persiapan perencanaan tahun 2027,"

Untuk itu, menurut Nova, penguatan tata kelola dan kinerja BUMD perlu dilakukan agar target dividen dapat tercapai.

“Hari ini kita lebih fokus pada bagaimana meningkatkan kinerja dan tata kelola BUMD, terutama dalam persiapan perencanaan tahun 2027 agar selaras dengan program-program yang ada,” ujar Nova, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat (6/3).

Ia menambahkan, peningkatan kinerja tersebut juga perlu didukung dengan sinergi dalam penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) serta perencanaan program yang lebih terarah.

Selain itu, Nova menyoroti sejumlah persoalan yang masih perlu diperbaiki di beberapa BUMD, seperti pengelolaan program pangan bersubsidi serta sistem pendataan dan antrean layanan. Hal tersebut, kata dia, menjadi perhatian di antaranya pada Perumda Pasar Jaya dan PT Food Station Tjipinang Jaya.

“Pengelolaan data maupun sistem antrean di Pasar Jaya dan Food Station menjadi perhatian kami dan perlu diperbaiki ke depan,” katanya.

Secara khusus, Nova juga menekankan potensi besar pemanfaatan aset milik Perumda Pembangunan Sarana Jaya. Ia meminta, jajaran direksi dapat mengoptimalkan aset-aset strategis yang dimiliki perusahaan pelat merah tersebut.

Menurutnya, Sarana Jaya memiliki sejumlah aset bernilai tinggi yang tersebar di berbagai kawasan strategis di Jakarta.

Lebih jauh, Nova berharap, optimalisasi pengelolaan aset BUMD tersebut dapat menjadi salah satu sumber peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di masa mendatang.

“Kita ingin melihat bagaimana pemanfaatan aset-aset Sarana Jaya yang bernilai tinggi, seperti di kawasan Gatot Subroto, Menteng, dan wilayah strategis lainnya, agar dapat memberikan nilai tambah bagi peningkatan PAD,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Ketua komisi c nova harivan paloh fakhri

Komisi B Bahas Pengelolaan Aset hingga Kinerja BUMD dalam Pra RKPD

Kamis, 05 Maret 2026 207

Stok pangan Food Station doc

Pramono Minta BUMD Siaga Potensi Dampak Rantai Pasok Global

Senin, 02 Maret 2026 765

Beras foodstation otoy

Koordinasi Lintas BUMD Pangan Diperkuat Jaga Distribusi dan Ketersediaan Stok

Rabu, 11 Februari 2026 491

BERITA POPULER
Pelabuhan muara angke rezap

Pemprov DKI Buka Mudik Gratis ke Kepulauan Seribu

Kamis, 05 Maret 2026 1808

Francine gang hijau malaka nur ist

Legislator Apresiasi Gang Hijau di Malaka Jaya

Kamis, 05 Maret 2026 1330

Transjakarta low entry blokm

Transjakarta Rute Blok M–Bandara Soetta Bakal Dilayani Metrotrans Low Entry

Kamis, 05 Maret 2026 998

Revitalisasi JPO sarinah rezap

Permudah Akses Disabilitas, Revitalisasi JPO Sarinah Diresmikan

Senin, 02 Maret 2026 1454

Segel padel jakut anita5

Dua Lapangan Padel di Jakarta Utara Disegel

Rabu, 04 Maret 2026 667

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks