Kamis, 05 Maret 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 199
(Foto: Anita Karyati)
Sebanyak 35 pelajar tingkat SD, SMP, SMA, dan sederajat mengikuti Lomba Ramadan Ceria Berkah Tahun 1447 Hijriah yang digelar di Kantor Transit Suku Dinas Pendidikan Kepulauan Seribu, Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
"Kegiatan ini tentu sangat positif"
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Kepulauan Seribu, Purnomo mengatakan, kegiatan tersebut memiliki nilai positif dalam membentuk karakter generasi muda, khususnya dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak dini.
"Kegiatan ini tentu sangat positif untuk meningkatkan iman dan takwa para siswa-siswi Kepulauan Seribu. Hari ini merupakan seleksi tingkat kabupaten. Sebelumnya, para peserta telah melalui tahapan seleksi di tingkat kelurahan dan kecamatan," ujarnya, Kamis (5/4)
Purnomo berharap, melalui kegiatan ini para peserta semakin termotivasi untuk terus mengasah kemampuan serta menumbuhkan semangat berkompetisi secara sehat.
Menurutnya, ajang ini bukan sekadar perlombaan, tetapi juga sarana pembinaan mental dan spiritual generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia dan berprestasi.
"Semoga lomba ini dapat melahirkan perwakilan terbaik yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Kepulauan Seribu di tingkat Provinsi DKI Jakarta. Kami juga berharap pembinaan keagamaan seperti ini terus berkelanjutan," ungkapnya.
Kepala Suku Dinas Pendidikan Kepulauan Seribu, Muhammad Thohari memaparkan, Lomba Ramadan Ceria Berkah mempertandingkan lima kategori, yakni Pemilihan Dai Cilik (Pildacil), azan, Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), lagu religi, dan hadroh.
"Total peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 35 pelajar. Para juara nantinya akan mewakili Kabupaten Kepulauan Seribu pada ajang serupa di tingkat provinsi," terangnya.
Ia menuturkan, pelajar di Kepulauan Seribu memiliki potensi yang luar biasa dan mampu bersaing dengan peserta dari wilayah lain di DKI Jakarta.
Ajang ini diharapkan menjadi wadah untuk menumbuhkan kepercayaan diri, melatih keberanian tampil di depan umum, sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di kalangan pelajar.
"Kami berharap seluruh peserta dapat memberikan penampilan terbaiknya. Apa pun hasilnya nanti, pengalaman ini akan menjadi bekal berharga untuk terus belajar dan berkembang," imbuhnya.
Sementara itu, pesrta didik SDN Pulau Panggang 02 Pagi, Alifatul Warda (11) yang mengikuti lomba MTQ Putri jenjang SD mengaku bangga dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
"Ini pengalaman pertama saya mengikuti lomba MTQ di tingkat kabupaten. Saya senang dan ingin memberikan yang terbaik," ucapnya penuh semangat.
Alifatul merasa optimistis dapat meraih juara dan melaju ke tingkat provinsi. Ia menilai kegiatan ini memberikan pengalaman berharga sekaligus menambah semangat untuk terus berlatih.
"Semoga bisa membanggakan sekolah dan orang tua. Saya berharap lomba seperti ini terus diadakan agar kami bisa terus belajar dan meningkatkan kemampuan," tandasnya.