Komitmen Perkuat Tata Kelola dan Kinerja Berkelanjutan, Bank Jakarta Diganjar Dua Penghargaan

Selasa, 03 Maret 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 689

Bank Jakarta Penghargaan The Best Indonesia Enterprises Risk Management ist

(Foto: Istimewa)

Bank Jakarta berhasil meraih dua penghargaan atas komitmennya dalam memperkuat tata kelola dan kinerja berkelanjutan.

Kedua penghargaan tersebut yakni, Indonesia Enterprise Risk Management 2026 yang diselenggarakan oleh Economic Review serta Indonesia Best CFO Awards 2026 yang diselenggarakan oleh Warta Ekonomi.

"terus memperkuat kolaborasi, inovasi, serta disiplin,"

Penghargaan diberikan atas konsistensi perusahaan dalam menerapkan manajemen risiko yang terintegrasi, memperkuat pengelolaan keuangan yang prudent, serta menjaga pertumbuhan yang sehat di tengah dinamika industri perbankan yang terus berkembang.

Pada ajang Indonesia Enterprise Risk Management Award, Bank Jakarta meraih predikat The Best Indonesia Enterprises Risk Management Gold Award (B) Excellent (4 Star) kategori Regional Development Company Asset >Rp90 Triliun.

Direktur Kepatuhan Bank Jakarta, Ateng Rivai mengatakan, penghargaan ini merupakan hasil kerja kolektif manajemen dan karyawan dalam menjalankan transformasi yang berfokus pada penguatan fundamental bisnis.

Ia menilai, pertumbuhan yang sehat harus ditopang oleh tata kelola yang kuat, manajemen risiko yang disiplin dan akuntabel.

“Penguatan budaya sadar risiko di seluruh lini organisasi menjadi bagian penting dalam memastikan setiap langkah strategis perusahaan tetap berada dalam koridor prinsip kehati-hatian dan regulasi yang berlaku,” ujarnya, Selasa (3/3).

Pada ajang Iainnya, Bank Jakarta turut memperoleh Indonesia Best CFO Awards 2026 yang diberikan kepada Direktur Keuangan dan Strategi Bank Jakarta, Basaria Martha Juliana, sebagai apresiasi atas kepemimpinan strategis dalam menjaga kesehatan keuangan perseroan sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Proses penilaian dilakukan melalui evaluasi kinerja keuangan berdasarkan laporan audited, analisis pertumbuhan dan profitabilitas, efektivitas pengelolaan struktur biaya dan likuiditas, peran CFO dalam mendukung transformasi dan digitalisasi keuangan, serta riset independen dan pendalaman materi oleh dewan juri yang terdiri dari akademisi dan praktisi industri.

Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi menyampaikan, penguatan manajemen risiko dan kepemimpinan keuangan yang akuntabel merupakan bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik serta mendukung agenda transformasi perusahaan secara menyeluruh.

Dengan capaian ini, Bank Jakarta semakin optimistis untuk melanjutkan agenda transformasi secara konsisten, memperkuat tata kelola perusahaan, serta menghadirkan layanan perbankan yang profesional, inklusif, dan berdaya saing.

Ia menambahkan, apresiasi ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi dan keterbukaan informasi kepada publik.

“Ke depan, Bank Jakarta akan terus memperkuat kolaborasi, inovasi, serta disiplin dalam penerapan tata kelola guna memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan,” tandasnya.

Untuk diketahui, proses penilaian 8th Indonesia Enterprise Risk Management Award (IERMA) 2026 dilakukan melalui pendekatan secondary data approach, yaitu evaluasi berbasis dokumen dan informasi publik perusahaan seperti annual report, company profile, serta data pendukung lainnya yang relevan, secara komprehensif dengan menitikberatkan pada aspek manajemen risiko dan audit internal.

Pada aspek manajemen risiko, dewan juri mengevaluasi lingkungan internal dan penetapan sasaran (internal environment and objective setting), proses identifikasi risiko, penilaian risiko, tanggapan atau mitigasi risiko, hingga mekanisme pemantauan dan evaluasi yang diterapkan secara berkelanjutan.

Selain itu, turut dinilai kecukupan kualitas dan kuantitas sumber daya yang membawahi fungsi manajemen risiko, termasuk sertifikasi, latar belakang pendidikan, kompetensi, serta pengalaman profesional.

Sementara itu, pada aspek audit dan audit internal, penilaian mencakup independensi departemen audit dalam struktur organisasi serta efektivitas tindak lanjut atas rekomendasi yang disampaikan auditor internal sebagai bagian dari penguatan sistem pengendalian internal.

BERITA TERKAIT
Bank jakarta persija gery ist

Bank Jakarta Gandeng Jakmania Wujudkan Inklusi Keuangan

Kamis, 19 Februari 2026 678

Bank jakarta pelita jaya gery ist

Bank Jakarta Siap Dukung Pelita Jaya Jakarta Arungi IBL 2026

Jumat, 13 Februari 2026 904

Pramono Dorong Bank Jakarta Perkuat Profesionalisme dan Transparansi

Bank Jakarta Didorong Perkuat Profesionalisme dan Transparansi

Kamis, 22 Januari 2026 860

BERITA POPULER
Ratusan Personel Gabungan Gelar Razia Parkir Liar di Jaktim

Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Senin, 08 Juni 2026 3192

Ketua dprd dki suhud

Program Padat Karya Perluas Kesempatan Kerja Warga Jakarta

Rabu, 10 Juni 2026 1440

MRT operasional jati (1)

MRT Lakukan Penyesuaian Akses Pintu Masuk Stasiun Bundaran HI dan Dukuh Atas

Jumat, 12 Juni 2026 838

Sampah laut Jakarta bilal

Pramono Minta Sampah di Muara Angke Rutin Dibersihkan

Minggu, 07 Juni 2026 1825

IMG 20260613 WA0050

Penumpang dan Awak KM Sumber Makmur Berhasil Dievakuasi

Sabtu, 13 Juni 2026 594

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks