Hormati Jasa Ulama Betawi, Pramono Berencana Gelar Haul di Monas

Jumat, 27 Februari 2026 Reporter: Dessy Suciati Editor: Erikyanri Maulana 1031

Haul maulid doa monas rezap

(Foto: Reza Pratama Putra)

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar haul ulama Betawi di Monumen Nasional (Monas) dalam rangka menyambut hari ulang tahun (HUT) Kota Jakarta. Menurut dia, kegiatan ini sebagai bentuk penghormatan atas jasa para ulama dalam menyebarkan agama Islam dan menjaga kesejukan di Jakarta.

Hal ini disampaikannya saat menghadiri kegiatan safari Ramadan dan buka puasa bersama di Masjid Al Istiqomahh, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (27/2).

"akan diadakan haul bagi ulama-ulama Betawi,"

"Sebagai Gubernur Jakarta, saya akan mengusulkan, dalam rangka menyambut hari ulang tahun Jakarta setiap bulan Juni, maka saya akan mengusulkan dan akan diadakan haul bagi ulama-ulama Betawi yang telah memberikan kontribusi bagi penyebaran agama Islam di Jakarta dengan baik," jelas Pramono.

Pramono meyakini, acara tersebut akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat Jakarta maupun Pemprov DKI. Baginya, hubungan yang baik antara ulama, umara, dan masyarakat akan membawa ketenangan dan kesejukan.

Pramono pun menyampaikan keinginannya untuk menjaga agar kehidupan keumatan bisa terus berjalan dengan baik. Untuk mewujudkannya, ia mengizinkan berbagai kegiatan keagamaan diselenggarakan di Monumen Nasional sehingga tercipta ketentraman di Jakarta.

Dalam kesempatan ini, Pramono juga memaparkan sejumlah kebijakan di bawah kepemimpinannya, mulai dari program kesejahteraan sosial hingga pembangunan infrastruktur dalam satu tahun terakhir.

Salah satu kebijakan yang dijalankannya yakni melanjutkan program dari pemerintahan sebelumnya yang belum terselesaikan. Ia mencontohkan pembongkaran tiang monorel, pembangunan jembatan yang menghubungkan JIS dengan Ancol, pembangunan rumah sakit internasional di lahan RS Sumber Waras, hingga menyatukan seluruh kaum Betawi.

Di sektor transportasi, Pemprov DKI juga terus memperluas layanan transportasi Transjabodetabek hingga daerah penyangga. Kebijakan tersebut salah satunya untuk mengatasi masalah kemacetan yang selama ini masih menjadi masalah yang belum terselesaikan di Jakarta.

Sedangkan masalah kesenjangan masyarakat juga menjadi salah satu fokus utamanya. Karena itu, Pramono memprioritaskan sektor pendidikan dalam kepemimpinannya dengan memberikan bantuan berupa Kartu Jakarta Pintar, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul, dan pemutihan ijazah, serta menambah jumlah sekolah swasta gratis pada tahun ini.

BERITA TERKAIT
Mudik Kp.Rambutan jati

Pramono Imbau Warga Lapor RT/RW Sebelum Mudik

Jumat, 27 Februari 2026 988

Lapangan padel 02 otoy

Pramono Larang Pembangunan Lapangan Padel Baru di Kawasan Permukiman

Selasa, 24 Februari 2026 1565

Seribu wajah kebaya betawi otoy2

Ormas Betawi Nilai Satu Tahun Pram-Rano Perhatikan Pelestarian Budaya

Jumat, 20 Februari 2026 1632

BERITA POPULER
Ratusan Personel Gabungan Gelar Razia Parkir Liar di Jaktim

Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Senin, 08 Juni 2026 1674

Sampah laut Jakarta bilal

Pramono Minta Sampah di Muara Angke Rutin Dibersihkan

Minggu, 07 Juni 2026 1585

Proyek pekerjaan padatkarya jati2

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Padat Karya

Jumat, 05 Juni 2026 2089

2.365 Warga di Pondok Pinang Terima Bantuan Pangan

2.365 Warga Pondok Pinang Terima Bantuan Pangan

Selasa, 09 Juni 2026 632

Pmi jaksel bantuan kebakaran kemayoran tiyo

PMI Jaksel Ikut Bantu Penyintas Kebakaran di Kebon Kosong

Kamis, 04 Juni 2026 1444

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks