Personel Gabungan Perbaiki Pagar Hutan Kota Cawang

Jumat, 27 Februari 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 715

IMG 20260227 WA0097

(Foto: Nurito)

Personel gabungan melakukan perbaikan pagar Hutan Kota Cawang di Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Kebon Pala, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur sebagai upaya pencegahan adanya perilaku negatif di kawasan tersebut.

"Tidak kembali disalahgunakan"

Camat Makasar, Dimas Prayudi mengatakan, pagar pembatas hutan kota diduga sengaja dirusak untuk membuka akses masuk. Padahal sebelumnya pagar telah dipasang secara rapat.

Menurutnya, selain pagar yang dirusak, gembok pengaman juga ditemukan dalam kondisi rusak. Bahkan, pada sisi pinggir jalan tol tidak terdapat pagar pembatas hingga memungkinkan orang turun dari kendaraan di jalan tol dan masuk ke kawasan hutan kota hingga tembus ke Jalan DI Panjaitan.

"Kami menutup akses masuk menuju Hutan Kota Cawang agar tidak kembali disalahgunakan untuk kegiatan yang tidak semestinya," ujarnya, Jumat (27/2).

Ia menambahkan, pihak kecamatan juga telah berkoordinasi dengan Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur untuk pemasangan dua lampu sorot pada titik akses tersebut untuk mengoptimalkan pengawasan.

"Perbaikan pagar hari ini melibatkan sekitar 25 personel gabungan dari unsur kelurahan dan kecamatan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Timur, serta unsur Babinsa dan Bhabinkamtibmas," terangnya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur, Dwi Ponangsera menjelaskan, terdapat dua titik celah yang ditutup, yakni di samping kolong Tol Cawang Interchange dan di belakang halte seberang Hotel Patria Park.

"Celah di samping kolong tol ditutup menggunakan beton cor, sedangkan celah di belakang halte ditutup dengan pagar besi," ungkapnya.

Ia menuturkan, pohon yang sudah terlalu rimbun juga akan dilakukan pemangkasan untuk meminimalisir potensi aktivitas negatif di dalam kawasan hutan kota.

Dwi menambahkan, lahan Hutan Kota Cawang seluas kurang lebih dua hektare tersebut bukan merupakan aset Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, melainkan milik PT Jasa Marga. 

"Ada yang bukan menjadi kewenangan kami. Untuk itu, kami akan bersurat kepada PT Jasa Marga agar celah di pinggir tol dapat ditutup secara permanen dengan pagar," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Satpol PP bersama Pamdal melakukan monitoring taman

Satpol PP Diminta Tertibkan Aksi Pencurian Pagar Hutan Kota

Kamis, 13 November 2025 698

Pramono, Komitmen, Kelestarian, Hutan Kota, Srengseng

Pramono Minta Hutan Kota Srengseng Direnovasi

Senin, 23 Juni 2025 1434

BERITA POPULER
Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy (5)

Ini Pemicu Kenaikan Harga Cabai Rawit Merah di Jakarta

Selasa, 08 September 2026 3066

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 814

Layanan transjakarta otoy 1

Pramono Imbau Warga Proaktif Urus Kartu Layanan Transportasi Gratis

Selasa, 08 September 2026 1925

Gempa kepulauan seribu ist2

Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

Sabtu, 12 September 2026 861

Pelajar murid siswa siswi penerima kjp jati

Komisi E Minta Verifikasi KJP tak Putus Bantuan di Tengah Tahun

Kamis, 10 September 2026 1125

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks